Jose Mourinho Klaim Ruang Ganti Tottenham Hotspur Penuh Keegoisan

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, mampu melewati pekan ujian usai mengalahkan Aston Villa 2-0 dalam lanjutan Premier League 2020/21, di Villa Park, Senin 22 Maret 2021, dini hari WIB.

Mourinho berhasil membuat respons yang positif setelah mengalami hasil minor dari kekalahan memalukan di Liga Europa 2020/21.

Secara tak terduga, Spurs kena comeback 0-3 dari Dinamo Zagreb dalam partai leg kedua babak 16 besar liga malam Jumat. Padahal, mereka telah unggul 2-0 di pertandingan leg pertama.

Hasil itu sempat membuat Mourinho mengamuk dan menyebut bahwa para anak asuhnya tidak mengerti dasar-dasar kehidupan, yang harus dibawa ke dalam permainan.

Bahkan, kapten sekaligus kiper The Lilywhites, Hugo Lloris mengatakan, semua rekan setimnya tampil seperti tidak menguasai dasar-dasar sepakbola saat dikalahkan Dinamo Zagreb.

Usai menang atas Aston Villa, Mourinho sedikit membenarkan apa yang diucapkan Lloris. Sebab, Mourinho mengklaim, ruang ganti Tottenham Hotspur memang penuh keegoisan dari masing-masing pemain.

"Sepakbola saat ini pasti sangat berhubungan dengan kehidupan. Keegoisan (di ruang ganti) ada, mulai dari kepentingan individu, kepentingan agen, dan juga koneksi agen dengan pers," ujar Mourinho, seperti dikutip Talk Sport, Senin 22 Maret 2021.

Lebih lanjut, Mourinho menilai, tantangan terberat yang harus dilakukannya untuk menyelesaikan masalah di ruang ganti yang penuh keegoisan itu dengan cara mempertahankan jiwa kolektif saat mengalami hasil apa pun.

"Saya pikir tantangan berikutnya adalah mempertahankan reaksi dan sikap kolektif saat kami mengalami hasil buruk atau baik," ucap manajer asal Portugal tersebut.