Jose Mourinho soal Tottenham Kalah Akibat Penalti dan Bunuh Diri

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVATottenham Hotspur menderita kekalahan dari Leicester City dalam lanjutan Premier League. Bermain di Tottenham Stadium, Minggu malam WIB 20 Desember 2020, skuad asuhan Jose Mourinho takluk dengan skor 0-2.

Kekalahan di kandang sendiri menjadi pukulan telak bagi Tottenham. Ditambah lagi mereka kini telah terlempar dari empat besar klasemen sementara Premier League.

Memainkan 14 pertandingan, tim berjuluk The Lillywhites mengumpulkan 25 poin. Mereka yang awalnya bersaing dengan Liverpool di dua posisi teratas kini malah tertinggal lima angka.

Mourinho tak memungkiri anak asuhnya tak memulai pertandingan melawan Leicester dengan baik. Ketika mereka sudah bisa mengontrol permainan, gawang yang dikawal Hugo Lloris malah harus kebobolan lewat titik putih.

"Kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Saya bisa saja membiarkan pemain untuk bermain secara individu, tapi saya tidak mau melakukannya," ujar Mourinho, dikutip dari Sky Sports.

"Dalam periode terbaik kami di babak pertama, ketika kami benar-benar memegang kendali dan memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak gol, kami malah gagal dan akhirnya tertinggal 0-1," imbuhnya.

Masuk ke babak kedua, Mourinho awalnya yakin para pemain bisa bangkit. Kelihatan pula bagaimana cara mereka bermain dan menguasai jalannya pertandingan.

Tapi apa daya, saat mencoba memecah kebuntuan, gawang mereka kembali bobol. Kali ini lewat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Toby Alderweireld.

"Di babak kedua kami melakukn gol bunuh diri ketika kami punya penguasaan bola dan lebih banyak melakukan penciptaan peluang," tutur Mourinho.

Ini adalah kekalahan kedua secara beruntun yang dialami oleh Tottenham. Sebelumnya mereka dipaksa menyerah dengan skor 1-2 saat menghadapi Liverpool.