Ju no kata putri Papua tutup nomor seni judo dengan medali emas

·Bacaan 1 menit

Tim judo Papua menutup pertandingan hari keempat Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan menyabet medali emas dari nomor ju no kata putri, yang diraih pasangan judoka Devita Lince/Feronika Melanesya dengan skor 408,5 di babak final yang berlangsung di Kota Timika, Sabtu.

Hasil ini membuat Papua mengamankan seluruh emas di nomor seni judo dengan total dua medali, yang terlebih dulu didapatkan dari hage no kata putra.

Devita/Feronika berhasil mengungguli tim judo Jawa Tengah yang menurunkan Cynthia Trubus/Lie Grace Nathalia yang membukukan 402 poin dan berhak atas medali perak.

Baca juga: Papua amankan emas ketiga judo dari nomor nagenokata putra

Di peringkat ketiga, diamankan judoka Ita Rahmawati/Alifia Nur Safitri dari Jawa Timur dengan perolehan 395,5 poin.

Sementara tim Sulawesi Selatan yang ikut lolos ke babak final dengan menurunkan Satriani/Nur Astriani, terpaksa pulang dengan tangan hampa karena hanya mencatatkan skor 388 poin.

Dari cabang olahraga Judo, tim tuan rumah sudah mengantongi empat medali emas, dengan dua di antaranya diraih dari nomor tanding putra dan putri.

Baca juga: Papua lolos ke babak final junokata judo dengan skor tertinggi

Ilham Fadillah menjadi eksekutor emas pertama bagi Papua, yang didapatkan lewat nomor -55 kg putra hari Rabu, serta emas dari nomor -63 kg yang diamankan Desi Rahayu hari Kamis.

Selain empat emas, tim judo Papua juga menyabet satu perak dan empat perunggu hingga hari keempat pertandingan cabang Judo PON Papua di Kota Timika. Dengan hasil ini, kontingen Papua sudah meraih total 19 medali emas, lima perak, dan 13 perunggu dan menempati posisi kedua di klasemen sementara perolehan medali PON Papua.

Baca juga: Judo sumbang lima emas untuk kontingen Bali

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel