Jual Data Rahasia Meghan Markle ke Tabloid Inggris, Seorang Detektif Partikelir Minta Maaf

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Los Angeles - Selama ini, Meghan Markle dan Pangeran Harry selalu bersuara keras soal perlakuan tabloid Inggris terhadap pihaknya. Kini, seorang detektif partikelir mengakui bahwa mereka menjadi kaki tangan dalam pemberitaan tentang pasangan ini.

Dilansir dari E! News, Jumat (19/3/2021), sang detektif ini bernama Daniel "Danno" Portley-Hanks. Ia mengungkap kepada The New York Times, bahwa tabloid The Sun membayarnya demi mendapatkan informasi pribadi soal Meghan Markle, tak lama setelah ia berpacaran dengan putra bungsu Pangeran Charles.

Daniel memberikan kepada pihak The New York Times salah satu buktinya. Yakni, sebuah invoice yang diklaim merupakan pembayaran sebesar US$ 2.055 yang ia terima dari editor The Sun di Amerika Serikat, atas data-data seperti nomor telepon, nomor Social Security dan alamat rumah.

Hal ini diduga menjadi pencetus pemberitaan buruk mengenai kakak tiri Meghan Markle, dan sang ayah.

Pelanggaran Privasi?

Meghan Markle (Foto: Daniel LEAL-OLIVAS / AFP / POOL)
Meghan Markle (Foto: Daniel LEAL-OLIVAS / AFP / POOL)

Berdasarkan laporan media ini, sang detektif mengakses infromasi ini lewat database TLOxp. The New York Times menjelaskan bahwa detektif swasta berlisensi bisa mengakses data ini untuk kliennya.

Namun bila hal ini diserahkan kepada organisasi media, hal ini disebut merupakan pelanggaran hak privasi di AS.

Tanggapan The Sun

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Michael Bradley/Pool/AFP)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Michael Bradley/Pool/AFP)

Perusahaan penerbit The Sun, News Group Newspapers, mengakui memang meminta jasa Daniel, namun dengan satu catatan.

"Dia secara jelas telah diminta secara tertulis untuk bertindak sesuai secara hukum, dan dia menandatangani secara legal bahwa akan melakukannya," tutur juru bicara perusahaan ini.

Minta Maaf

Meghan Markle dan Ratu Elizabeth (Jim Clarke / POOL / AFP)
Meghan Markle dan Ratu Elizabeth (Jim Clarke / POOL / AFP)

Lewat Byline Investigates, sang detektif meminta maaf kepada Pangeran Harry dan Meghan Markle atas kejadian ini.

"Aku meminta maaf kepada Meghan Markle dan Pangeran Harry karena memasang keluargamu sebagai target, terutama ayah Meghan, untuk The Sun. Aku tidak pernah ingin membahayakan Meghan, dan tak akan mau mengambil pekerjaan ini bila tahu akhirnya akan membuat semua masalah ini," tuturnya.

Sang detektif juga minta maaf kepada Ratu Elizabeth II. "Dalam kesempatan ini aku juga ingin meminta maaf kepada Sang Ratu karena aku menyadari bahaya dari perbuatanku untuk The Sun yang berdampak kepada seluruh keluarga," tuturnya.

Tanggapan Meghan dan Pangeran Harry

Juru bicara Meghan Markle dan Pangeran Harry menanggapi gembira hal ini.

"Duke dan Duchess Sussex merasa hari ini adalah momen penting untuk industri media dan masyarakat umum untuk merefleksi, bahwa laporan investigasi ini memperlihatkan bahwa praktik predator pada masa lalu masih terus berjalan, menimbulkan kerusakan yang tak bisa diperbaiki dalam keluarga dan hubungan," tutur sang jubir.