Juara Yamaha Sunday Race Seri 2, Pembalap Jakarta Ini Dengarkan Pesan Ayah

Liputan6.com, Jakarta Pembalap asal Jakarta, Sulthan Hunafa tahu betul bagaimana untuk merebut kemenangan di Yamaha Sunday Race seri 2 yang berlangsung di sirkuit Sentul, Minggu (28/7/2019). Sempat kecewa karena terjatuh di seri 1 Juni lalu, Hunafa sukses menjadi juara di YSR seri 2 pada kelas sport 150 comm Pro.Dia mengungkapkan rahasia sukses jadi juara di Yamaha Sunday Race seri 2. Menurut dia, semua ini tak lepas dari peran sang ayah, Serpi yang memotivasinya untuk langsung tancap gas saat start."Alhamdulillah saya bisa menjadi juara di seri 2. Semua ini berkat pesan ayah saya yang bilang harus langsung menjauh sejak start. Pada seri 1 saya juga start di posisi satu tapi saya lebih banyak menunggu, sekarang tidak," katanya kepada wartawan.Pesan ayahnya juga berguna saat mengatur tekanan angin di ban motornya. Terbukti, dia bisa membalap tanpa kendala di tengah cuaca sirkuit Sentul yang sangat panas."Tekanan angin dibuat rendah dan itu terbukti bisa membantu saya untuk memenangkan balapan. Itu juga berkat ayah saya," ujarnya usai balapan di Yamaha Sunday Race. Banyak LatihanDi kelas lain sport 250 cc Comm B Beginner, M Rafi Wahyu Wibowo dari R25 Owners Community Kaskus (ROCK) yang jadi juara berbagi cara untuk juara di balapan antarkomunitas seperti di Yamaha Sunday Race. Menurut dia, memperbanyak latihan menjadi kunci untuk berhasil di balapan."Sebelum balapan, saya berlatih bersama teman saya yang lebih jago di sirkuit Sentul. Latihan beberapa kali tapi kecepatan saya tak kunjung bagus bahkan best timenya berkisar 2 menit, saya sempat pesimistis. Namun ini juga yang menjadi kunci di balapan karena saya jadi habis-habisan saat balapan. Saya mengeluarkan seluruh kemampuan untuk menang dan alhamdulillah itu tercapai," ujarnya.Pembalap lain di kelas yang sama Alfian Aliudin pun mengungkapkan hal yang sama. Dia mengatakan latihan akan membuat seorang pembalap sempurna."Seperti banyak disebutkan, latihan membuat segalanya jadi terbiasa. Saya banyak berlatih sehingga terbiasa dengan tekanan saat balapan," katanya yang merebut podium tiga di YSR seri dua kelas sport 250 cc Comm B Beginner."Di balapan seperti ini yang paling penting itu mental, maka itu harus dilatih terus," kata Raja Arief pembalap dari YROI Jawa Barat.

Liputan6.com, Jakarta Pembalap asal Jakarta, Sulthan Hunafa tahu betul bagaimana untuk merebut kemenangan di Yamaha Sunday Race seri 2 yang berlangsung di sirkuit Sentul, Minggu (28/7/2019). Sempat kecewa karena terjatuh di seri 1 Juni lalu, Hunafa sukses menjadi juara di YSR seri 2 pada kelas sport 150 comm Pro.

Dia mengungkapkan rahasia sukses jadi juara di Yamaha Sunday Race seri 2. Menurut dia, semua ini tak lepas dari peran sang ayah, Serpi yang memotivasinya untuk langsung tancap gas saat start.

"Alhamdulillah saya bisa menjadi juara di seri 2. Semua ini berkat pesan ayah saya yang bilang harus langsung menjauh sejak start. Pada seri 1 saya juga start di posisi satu tapi saya lebih banyak menunggu, sekarang tidak," katanya kepada wartawan.

Pesan ayahnya juga berguna saat mengatur tekanan angin di ban motornya. Terbukti, dia bisa membalap tanpa kendala di tengah cuaca sirkuit Sentul yang sangat panas.

"Tekanan angin dibuat rendah dan itu terbukti bisa membantu saya untuk memenangkan balapan. Itu juga berkat ayah saya," ujarnya usai balapan di Yamaha Sunday Race.

Banyak Latihan

Di kelas lain sport 250 cc Comm B Beginner, M Rafi Wahyu Wibowo dari R25 Owners Community Kaskus (ROCK) yang jadi juara berbagi cara untuk juara di balapan antarkomunitas seperti di Yamaha Sunday Race. Menurut dia, memperbanyak latihan menjadi kunci untuk berhasil di balapan.

"Sebelum balapan, saya berlatih bersama teman saya yang lebih jago di sirkuit Sentul. Latihan beberapa kali tapi kecepatan saya tak kunjung bagus bahkan best timenya berkisar 2 menit, saya sempat pesimistis. Namun ini juga yang menjadi kunci di balapan karena saya jadi habis-habisan saat balapan. Saya mengeluarkan seluruh kemampuan untuk menang dan alhamdulillah itu tercapai," ujarnya.

Pembalap lain di kelas yang sama Alfian Aliudin pun mengungkapkan hal yang sama. Dia mengatakan latihan akan membuat seorang pembalap sempurna.

"Seperti banyak disebutkan, latihan membuat segalanya jadi terbiasa. Saya banyak berlatih sehingga terbiasa dengan tekanan saat balapan," katanya yang merebut podium tiga di YSR seri dua kelas sport 250 cc Comm B Beginner.

"Di balapan seperti ini yang paling penting itu mental, maka itu harus dilatih terus," kata Raja Arief pembalap dari YROI Jawa Barat.