Jubir Penanganan COVID-19 Ucapkan Belasungkawa untuk Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terinfeksi COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan, belasungkawa untuk tenaga kesehatan yang meninggal karena terinfeksi Corona COVID-19

"Kami semua bersedih bahwa ini (tenaga kesehatan yang meninggal) menimpa. Kita menghargai jasa dedikasi para tenaga kesehatan di semua lini yang telah memberikan sumbangsih terbaik kepada bangsa dan negara," ujar Yuri saat konferensi pers secara Live di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020).

"Kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Yakinlah bahwa kita berada dalam perjuangan yang benar dan kebaikan."

Ada tiga dokter dikabarkan mengembuskan napas terakhir akibat terinfeksi Corona COVID-19.Kabar yang beredar ada tiga, yaitu dokter spesialis saraf Hadio Ali Khazatsin, spesialis bedah Djoko Judodjoko, dan spesialis telinga hidung tenggorokan (THT) Adi Mirsa Putra.

3 Dokter Meninggal Dunia

Awak media mengabadikan ruangan isolasi milik Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Jumat (31/1/2020). Selain RS Persahabatan, ada dua rumah sakit lain di Jakarta yang dipersiapkan untuk menghadapi kasus virus corona, yakni RSPAD Gatot Soebroto dan RSPI Sulianti Saroso. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih membenarkan hal tersebut.

"Iya, benar, ada tiga dokter yang meninggal. Benar juga nama-nama tiga dokter tersebut," ucap Daeng saat dikonfirmasi Health Liputan6.com melalui pesan singkat, Minggu (22/3/2020).

"Kabar dokter Hadio yang saya terima, almarhum meninggal hari ini (22/3/2020) saat subuh. Dokter Djoko dapat berita meninggalnya dua hari lalu (20/3/2020), dokter Adi Mirsa kabar meninggalnya kemarin (221/3/2020)."

Dari informasi yang diperoleh, dokter Hadio dan Adi Mirsa sempat mendapat perawatan di RSUP Persahabatan, sedangkan dokter Djoko mengembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.  

Simak Video Menarik Berikut Ini: