Jubir Satgas: WHO Belum Rekomendasikan Vaksin COVID-19 untuk Anak 12 Tahun ke Bawah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hingga saat ini Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO belum merekomendasikan vaksin COVID-19 untuk anak usia 12 tahun ke bawah.

"Untuk vaksin 12 tahun ke bawah memang di beberapa negara sudah tersedia, tetapi di Indonesia karena WHO belum memutuskan untuk membolehkan maka kami mengikuti anjuran dan aturan dari sana," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro di Solo, Jawa Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan untuk vaksin di bawah 12 tahun masih menunggu adanya subjek penelitian yang memadai.

"Kalau dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) ingin sesuai standar, yang penting keamanan dan efektivitas. Kalau dua ini sudah terpenuhi maka bisa mulai dicanangkan tetapi sejauh ini belum ada 'technical trial'," kata seperti dikutip dari Antara.

Sementara saat ini, kara Reisa, pemerintah daerah harus menggencarkan 3T, yakni tracing, testing, dan treatment ke lingkungan sekitar anak mengingat saat ini terdapat klaster COVID-19 di sekolah.

"Protokol kesehatan juga harus diperketat lagi, ingat bahwa kita masih di tengah pandemi COVID-19 sehingga protokol kesehatan masih jadi yang utama," katanya.

Orang Tua Abai Terhadap Prokes Anak

Ia mengatakan hingga saat ini yang masih menjadi permasalahan adalah adanya orang tua yang abai dengan tidak mengenakan masker pada anak.

"Saya sering lihat orang tua pakai masker, anak nggak dipakaikan masker. Bagaimanapun juga prokes adalah basic, prokes ke anak harus dibiasakan, apalagi ada PTM. Orang di sekitar anak harus sudah divaksin sehingga anak bisa dapat perlindungan dari orang-orang sekitarnya. Ingat, anak bukan superman yang kebal terhadap COVID-19," ujar Reisa.

Rencana Vaksin Ketiga Covid-19 Berbayar di 2022.

Infografis Rencana Vaksin Ketiga Covid-19 Berbayar di 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Rencana Vaksin Ketiga Covid-19 Berbayar di 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel