Jumlah Freelance Melonjak Saat Pandemi, Ini Cara Sukses Jadi Pekerja Lepas

Merdeka.com - Merdeka.com - Freelancing atau pekerja lepas sedang mengalami tren peningkatan dan hingga saat ini tidak menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Apalagi sejak pandemi Covid-19 melanda, telah menyebabkan perusahaan lebih memprioritaskan kehadiran digital. Sehingga permintaan atas pekerja lepas dan cara kerja jarak jauh tumbuh dengan pesat.

Freelancer.com sebagai pasar freelancing dan crowdsourcing global melakukan pengamatan pada 296.000 posting di platformnya, yang diposting pada periode antara Juli dan September 2022. Hal ini dilakukan untuk mengetahui jenis pekerjaan freelance mana yang paling banyak diminati saat ini, berdasarkan pada seberapa banyak jenis pekerjaan itu tumbuh di kuartal terakhir dan yang diprediksi akan menjadi lebih populer dalam beberapa bulan mendatang.

Berdasarkan hasil riset Q3 2022 Fast 50 Index, pengembangan aplikasi android berada di puncak daftar pekerjaan freelance yang paling diminati oleh perusahaan. Ini memang tidak mengejutkan, mengingat android terus mendapatkan popularitas di pasar sistem operasi global.

Perusahaan intelijen seluler, Data.ai juga mencatat, pengguna Android memimpin pengunduhan terbanyak dengan 30 miliar kali unduhan aplikasi pada Google Play. Jumlah itu tiga kali lipat lebih banyak jika dibandingkan unduhan aplikasi pada iOS App Store yang hanya di bawah 9 miliar kali unduh.

Kemudian, AJAX atau Asynchronous JavaScript and XML serta Application Programming Interface (API) menjadi kebutuhan freelance paling banyak kedua dan ketiga dalam daftar. Kedua jenis ini populer karena berguna untuk pengembangan web dan teknik pemrograman yang menghubungkan perusahaan di web, meningkatkan kecepatan dan kinerja aplikasi web serta mengaktifkan pengalaman seluler yang sangat sejalan dengan kebutuhan digital perusahaan.

Terakhir adalah penulisan blog dan konten YouTube, ini sudah menjadi kebutuhan penting perusahaan dalam mempertahankan eksistensi mereka selama pandemi. Pembuatan film, pengeditan, penulisan naskah, dan pemasaran lewat platform digital menjadi cakupan pekerjaan yang diminati perusahaan. Karena semua itu telah terbukti menjadi strategi pemasaran yang paling efektif dalam dunia bisnis selama lebih dari dua tahun terakhir.

Bagaimana cara memulainya?

Vice President of talent solutions di Upwork, Margaret Lilani, menyebut, manfaat paling nyata dari pekerjaan lepas adalah kemandirian. Karena, pekerja lepas dapat bebas mengatur waktu bekerja, menjadi bos untuk diri sendiri, memilih klien sesuai kriteria, dan bisa bekerja jarak jauh dimana saja.

Dia menambahkan, freelancing juga menguntungkan perusahaan dan membantu pengusaha mengurangi biaya perekrutan. Serta jangkauan sumber daya di pasar kerja yang tidak terbatas telah membantu perusahaan menemukan pekerja yang paling cocok.

Untuk itu, dia menyarankan beberapa langkah yang harus dilakukan jika tertarik untuk menjadi pekerja lepas. Langkah pertama adalah menentukan keahlian terkuat yang dimiliki. Lalu pikirkanlah, bagaimana keterampilan tersebut dapat diubah menjadi layanan.

Lilani mencontohkan, kemampuan komunikasi, media sosial, desain grafis, penulisan, pengkodingan, atau bidang keahlian yang lainnya dapat dimanfaatkan untuk menjadi pekerja lepas.

Selanjutnya, buatlah portofolio yang berisi kemampuan dan pekerjaan yang pernah dikerjakan, itu digunakan sebagai promosi diri kepada calon klien. Kemudian manfaatkan juga web online seperti Upwork, Freelancer.com, Fiverr, TaskRabbit, atau situs web lain untuk mengiklankan pekerjaan freelance Anda atau mencari lowongan kerja yang sesuai dengan kemampuan.

Terakhir, Lilani menekankan untuk jangan takut dalam memulai. Karena pasti membutuhkan waktu dan usaha yang konsisten untuk membangun reputasi di pasar freelance dan memiliki karir yang sangat sukses sebagai freelancer.

Reporter Magang: Hana Tiara Hanifah [azz]