Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 9,45 Juta, Didominasi Milenial

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi menyampaikan, pandemi Covid-19 tak halangi minat investor untuk berinvestasi di pasar modal. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah investor hingga Agustus 2022.

Dia mencatat, jumlah single investor identification (SID) sebanyak 9,45 juta per 19 Agustus ini. Di mana, 70 persen diantaranya merupakan investor milenial.

"Itu yang menariknya 70 persennya kaum milenial. Dari adik-adik mahasiswa-mahasiswi semuanya," ungkapnya dalam Kuliah Umum di Auditorium Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Jumat (26/8).

Diilihat dari nilai asetnya, investor berusia 60 tahun ke atas tercatat masih menjadi investor dengan nilai aset paling besar. Yakni, mencapai Rp582,48 triliun.

Disusul, investor usia 50 sampai 60 tahun dengan total aset Rp238,05 triliun. Lalu, investor berusia 41 sampai 50 tahun dengan aset sebanyak Rp163,21 triliun.

Sementara itu, investor berusia 31 sampai 40 tahun membukukan total aset Rp99,90 triliun. Adapun, berusia 30 tahun ke bawah mencatatkan total aset Rp54,79 triliun.

"Kita berharap, ke depan akan banyak perusahaan atau calon emiten dari Sulawesi Utara yang bisa go publik di pasar modal," tandasnya. [azz]