Jumlah Mobil Luar Masuk Batam Terus Meningkat

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

Batam (ANTARA) - Jumlah mobil impor di Kota Batam, Kepulauan Riau, terus meningkat sejak kawasan tersebut ditetapkan sebagai pelabuhan dan perdagangan bebas sejak 2009.

"Dari awal 2010 sampai Mei 2012, jumlah mobil impor (Completely Built Up/CBU) di Batam kini berjumlah 1.249 unit," kata Deputi Bidang Pengusahaan Sarana, Badan Pengusahaan (BP) Batam, I Wayan Subawa di Batam, Minggu.

Ia mengatakan, pada 2010 jumlah mobil CBU berbagai merek yang masuk tercatat 164 unit dan pada 2011 melonjak menjadi 621 unit.

"Hingga Mei 2012 jumlahnya sudah mencapai 464 unit. Kalau dilihat dari trennya memang terus bertambah," kata dia.

Wayan mengatakan, saat ini ada tujuh importir yang mendatangkan mobil dan memasarkannya di Kota Batam.

Selisih harga yang cukup tinggi antara mobil impor (CBU) dengan mobil dari ATPM membuat warga lebih memilih mobil CBU.

"Hal tersebut berdampak pada terus meingkatnya jumlah mobil CBU yang masuk ke Batam," kata Wayan.

Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan akan membatasi mobil yang masuk, baik untuk CBU maupun ATPM karena rasio jalan dengan jumlah kendaraan sudah tidak sebanding.

"Kami telah membentuk tim yang akan mengkaji lebih lanjut tentang rasio mobil di Batam walaupun berdasarkan kajian awal jumlah kendaraan sudah terlalu banyak," kata dia.

Ia mengatakan, akan melibatkan Bea dan Cukai Batam, Samsat, dan pihak lain yang mengetahui secara pasti jumlah mobil di Batam.

"Kalau tidak dilakukan pembatasan, maka Batam akan mengalami kemacetan parah seperti kota-kota lain," kata dia. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...