Jumlah penumpang KA di Sumut pada Natal-Tahun Baru 2022 capai 72.734

·Bacaan 2 menit

Jumlah penumpang kereta api selama masa angkutan Natal 2021 dan tahun baru 2022 (17 Desember 2021-4 Januari 2022) di wilayah Divre I Sumatera Utara sebanyak 72.734 mengalami penurunan dibandingkan periode sama tahun lalau.

"Pada masa angkutan Natal dan tahun baru 2020/2021, jumlah penumpang masih bisa sebanyak 117.049, sementara di masa 2021/2022 hanya 72.734,"ujar Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono di Medan, Jumat

Menurut dia, penurunan jumlah penumpang di masa angkutan Natal dan tahun baru 2022 karena persyaratan untuk penumpang bisa berangkat naik kereta api semakin ketat.

Selain harus menunjukkan hasil antigen, calon penumpang juga harus sudah divaksin.

Persyaratan yang ketat sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19.

Apalagi, di Natal dan tahun baru, pembatasan mobilitas masyarakat tetap diberlakukan.

"Pada Natal dan tahun baru 2021, persyaratan lebih ringan atau hanya menunjukkan hasil pemeriksaan antigen dan menjalankan prokes (protokol kesehatan)," katanya.

Mahendro menjelaskan, pada masa angkutan Natal dan tahun baru, KAI menyediakan 15.500 kursi dari 32 kereta api yang dioperasikan setiap hari.

Menurut dia, operasional 32 kereta api itu sudah kembali normal.

Pengoperasian 32 kereta api itu setelah manajemen PT KAI Divre I Sumut mengoperasikan kembali seluruh KA Sribilah relasi Medan – Rantauprapat (pergi-pulang) setiap hari dari sebelumnya hanya pada hari-hari tertentu saja.

‌Meski sudah mengoperasikan seluruh kereta api, manajemen KAI tetap konsisten
menerapkan prokes secara disiplin pada layanan KA sesuai ketentuan dari pemerintah.

Dengan kebijakan itu diharapkan penumpang merasa aman dan nyaman, sekaligus bisa menekan penyebaran COVID-19 di Sumut seperti yang diharapkan pemerintah.


Baca juga: KAI Sumut sudah angkut 9.718 penumpang selama libur Natal
Baca juga: KAI Daop 1 Jakarta berangkatkan 14 ribu penumpang pada H-1 Natal
Baca juga: Jumlah penumpang KA yang naik dari Daop Surabaya capai 50.000 orang
Baca juga: Natal, penumpang KA di Yogyakarta 8.500 orang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel