Jumlah Tenaga Kerja Sektor Formal Naik 3,25 Juta orang

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Angka tenaga kerja yang bekerja di sektor formal mengalami peningkatan pada Agustus 2011 sebesar 37,83 persen dibanding Februari 2011.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Wynandin Imawan, menguraikan, pada Agustus 2011 sekitar 41,5 juta orang atau 37,83 persen bekerja pada sektor formal dan 68,2 juta orang atau 62,17 persen bekerja pada kegiatan informal.

“Pekerja yang bekerja sebagai buruh/karyawan sekarang berjumlah 37,8 juta orang. Ini meningkat dibanding bulan Februari dari 34,51 juta orang, menjadi 37,8 juta orang. Artinya naik 3,25 juta orang,” demikian diungkap Wynandin Imawan dalam jumpa pers, di kantornya, Jakarta, Senin (7/11/2011).

Tetapi, tegasnya, yang berusaha sendiri (wiraswasta) tercatat sebesar 19,41 juta orang (Agustus 2011) turun dari 21,15 juta orang pada Februari 2011 lalu.

Sedangkan untuk status pekerjaan utama berusaha dibantu buruh tidak tetap sebesar 19,41 juta orang (Agustus 2011) turun dari 21,31 juta orang pada Februari 2011.

Sementara untuk yang berusaha dibantu buruh tetap, berdasarkan data BPS tercatat 3,72 juta orang (Agustus 2011) dari Februari 2011 sebesar 3,59 juta orang.

Sedangkan untuk pekerja bebas di pertanian tercatat turun dari 5,58 juta orang (Februari 2011) menjadi 5,48 juta orang pada Agustus 2011.

Dan pekerja bebas di nonpertanian tercatat sebesar 5,64 juta orang dari 5,16 juta orang. Serta untuk pekerja keluarga atau tidak dibayar tercatat sebsar 17,99 juta orang dari 19,98 juta orang.

“Secara global bisa kita lihat, misalnya dibagi dua sektor, sektor formal dan informal. Sektor formal itu mereka yang berusaha dibantu buruh tetap serta buruh dan karyawan."

"Kalau dibandingkan keadaan Agustus 2011 itu secara persentase 34,2, tadinya di Februari, sekarang 37,8 persen. Jadi ada peningkatan sebesar 3,5 persen orang sekarang ada di sektor formal. Sisanya sektor informalnya turun. Ini indikasi sebenarnya oke, jumlah mereka yang bekerja turun tetapi yang turun ternyata mereka yang bekerja di sektor informal,” urainya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.