Jumpa Bali United di 8 Besar Piala Menpora, PSS Pilih Jadi Tim Underdog

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bandung - PSS Sleman menantang Bali United dalam babak delapan besar Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (12/4/2021). Kubu tim Elang Jawa merendah jelang pertemuan nanti.

Meskipun sebenarnya PSS Sleman merupakan juara Grup C, menantang Bali United yang lolos sebagai runner-up grup D, tapi Serdadu Tridatu adalah tim besar bertabur bintang, sekaligus juara Shopee Liga 1 2019.

Paham akan kualitas calon lawannya nanti, PSS lebih sepakat disebut tim kuda hitam ketimbang unggulan menjelang pertarungan nanti. Tim Underdog lebih pantas disematkan kepada PSS.

Hal itu diungkapkan oleh pelatih fisik PSS, Danang Suryadi yang mengaku timnya lebih senang berstatus tidak diunggulkan atas Bali United. Meski faktanya PSS adalah juara grup, dan Bali United ada di peringkat kedua saat fase grup.

Dengan situasi Bali United bakal lebih dijagokan, tidak menjadi masalah bagi PSS. Justru akan meningkatkan motivasi bertanding Irfan Jaya dan kawan-kawan.

"Melawan Bali United, mungkin semua orang mengunggulkan mereka, tidak apa-apa. Itu justru jadi motivasi buat kami. Mudah-mudahan hasilnya maksimal dan kami lolos ke semifinal," terang Danang Sabtu (10/4/2021).

"Hal utama adalah bagaimana proses latihan yang selama ini dilakukan bisa terjadi di pertandingan. Itu yang lebih penting untuk tim pelatih," ungkap pelatih fisik PSS Sleman itu.

Recovery Pendek

Tim PSS Sleman mulai berlatih di Bandung sebagai persiapan menghadapi Piala Menpora, Sabtu (13/3/2021). (Foto: MO PSS Sleman)
Tim PSS Sleman mulai berlatih di Bandung sebagai persiapan menghadapi Piala Menpora, Sabtu (13/3/2021). (Foto: MO PSS Sleman)

Sebelum pertempuran melawan Bali United, PSS Sleman memiliki masa recovery atau pemulihan kebugaran yang lebih pendek ketimbang Bali United. Anak asuh Dejan Antonic memiliki waktu efektif selama 3 hari untuk memaksimalkan sesi latihan.

Apalagi sehari setelah pertandingan terakhir kontra Persebaya, PSS juga menjalani vaksinasi kedua. Otomatis waktu yang tersisa makin terbatas. Sebab, setelah diberi vaksin, para pemain wajib beristirahat satu hari penuh.

"Kita cuma punya waktu tiga hari dan bagaimana dalam tiga hari kondisi pemain sudah kembali normal. Sementara di luar itu kita juga latihan strategi," tegas Danang Suryadi.

Video