Jungkalkan Ranking 1 Dunia, Chen Yufei Juarai Lagi Fuzhou China Open

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Duel penguasa ranking 1 dunia, Nozomi Okuhara dengan juara bertahan, Chen Yufei di final BWF World Tour Super 750, Fuzhou China Open 2019 berakhir dramatis.

Dalam partai final yang dilangsungkan di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Minggu siang 10 November 2019, Chen Yufei  menghancurkan Nozomi Okuhara melalui rubbergame.

Sebenarnya sejak game pertama, Nozomi tampil mendominasi pertandingan. Bahkan, Chen begitu kewalahan menghadapi gadis Jepang itu. Terbukti hingga jeda saja Nozomi unggul telak pada kedudukan 11-5.

Usai jeda pemegang ranking 3 dunia itu berusaha lepas dari dominasi Nozomi, dia berhasil mendapatkan 1 poin. Hanya saja Nozomi membalasnya dengan memberondongkan 7 poin beruntun hingga Chen tertinggal jauh pada skor 18-6.

Chen benar-benar tak berdaya membendung serangan-serangan Juara Dunia 2017 dan akhirnya dia dipaksa bertekuk lutut pada menit ke 17 dengan poin 21-9.

BWF World Tour.

Kemenangan telak di game cukup membakar semangat Nozomi, di game kedua dia langsung mendominasi pertarungan dan berhasil membuka laga dengan 3 poin beruntun untuk unggul sementara 3-0 dari Chen.

Kali ini Chen tak mau menyerah begitu saja, dia berusaha bangkit untuk bisa membalas kekalahan di game pertama.  Dan secara tak terduga Chen berhasil mendapatkan 9 poin secara beruntun untuk berbalik menguasai perolehan skor dengan angka 3-9. Hingga jeda Chen bisa mempertahankan keunggulan 5-11.

Nozomi berusaha mengejar ketertinggalan poinnya. Hanya saja kali ini bukan hal yang mudah karena Chen sudah kadung mengganas, dalam waktu cepat dia unggul jauh pada kedudukan 8-16. Alih-alih mengejar poin, Nozomi malah berbalik dikalahkan Chen dengan angka yang juga telak 12-21. Dan duel harus dituntaskan melalui rubbergame.

Di game pamungkas alias penentu, baik Nozomi dan Chen sama-sama tampil lebih berhati-hati, dampak poin lebih sering imbang. Namun, mendekati pertengahan game tiba-tiba Chen bisa mengambil alih penguasaan lapangan.

Nozomi Okuhara

Chen yang sempat tertinggal 4-3 dari Nozomi, berhasil mendapatkan 6 poin beruntun untuk unggul 4-9. Dan di waktu jeda Chen bisa mempertahankan keunggulan dengan skor 5-11.

Usai pergantian arena, Chen meraup 1 poin untuk memperlebar keunggulan 5-12. Namun, tak lama berselang Nozomi mampu merebut penguasa perolehan poin. 5 angka beruntun didapatkannya untuk memangkas jarak skor jadi 10-12.

Hanya saja kebangkitan Nozomi tak berlangsung lama, Chen kembali bisa menguasai laga dan menambah poin untuk memperlebar keunggulan pada kedudukan 11-14.

Hingga menit 74, Chen masih di atas angin dengan unggul 5 angka pada kedudukan 13-18. Nozomi semakin panik saja saat Chen hanya tinggal 2 poin menuju tangga juara ketika unggul jauh 14-19.

Nozomi berusaha menggagalkan kemenangan Chen, perlahan satu persatu poin diraihnya untuk memangkas jarak poin jadi 16-19. Laga semakin menegangkan saat Chen kian mendekati podium juara dalam keunggulan angka 16-20.

Nozomi semakin berusaha keras untuk bisa menyamakan angka, sayang usaha Nozomi akhirnya kandas, di menit 82 Chen menutup game penentu itu dengan kemenangan 18-21.

Sebelum duel dilangsungkan, Chen memang lebih diunggulkan dapat memenangkan duel final ini. Banyak faktor yang membuat dia diunggulkan. Di antaranya, Chen tampil di hadapan pendukungnya sendiri, lalu dia berstatus juara bertahan dan dari dua pertemuan terakhir di sepanjang tahun 2019 ini, Nozomi tak pernah mampu mengalahkan Chen.

Mereka berduel di final Australian Open 2019 dan semifinal All England Open 2019, kedua turnamen ini dijuarai oleh Chen.

Selain itu saat menjuarai Fuzhou China Open 2018, Chen juga mengalahkan Nozomi di partai final dengan angka 21-10 dan 21-16.

Perlu diketahui sejauh ini sudah tiga partai final digelar dan secara tak terduga sudah dua juara bertahan yang kalah. Mulai dari Lee So Hee/Shin Seung Chan hingga Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Baca: Nasib Tragis Monster Bulutangkis Dunia di Final Fuzhou China Open