Juri Loncat Indah Indonesia Dipercaya Olimpiade Tokyo

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Juri disiplin loncat indah asal Indonesia, Pranarta mendapat kepercayaan menjadi International Technical Officials (ITO) di Olimpiade 2020 Tokyo. Kabar ini disambut gembira oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Pranarta mendapat penawaran untuk menjadi ITO di Olimpiade Tokyo akhir pekan lalu. Kemudian dia langsung berkoordinasi dengan KOI dan Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI).

Wakil Sekretaris Jenderal II KOI, Wijaya M Noeradi mengatakan Pranarta butuh penyegaran sebelum menjadi ITO. Karena sudah setahun dia tidak memimpin perlombaan akibat dari pandemi COVID-19.

"Pranarta membutuhkan refreshment karena sudah setahun tidak memimpin perlombaan akibat pandemi COVID-19," kata Wijaya, dikutip dari siaran pers yang diterima VIVA.co.id.

"Refreshment bisa dilakukan di FINA Diving World Cup 2021 Tokyo pada 1-6 Mei, tapi karena keperluan karantina, dia harus sudah berada di sana pada 26 April 2021," imbuhnya.

Yang kemudian menjadi masalah dan harus dicarikan solusinya adalah biaya yang dibutuhkan guna berangkat ke Jepang. Karena untuk penginapan satu malam saja, harganya bisa sampai Rp4 juta.

"KOI akan membantu mencari solusinya. Kami juga akan berkoordinasi dengan PRSI untuk mencari jalan terbaik. Yang jelas kesempatan ini sangat berharga bagi Indonesia," tutur Wijaya.

Pranarta merupakan juri disiplin loncat indah yang punya pengalaman bagus. Dia bertugas ketika Asian Games 2018 Jakarta-Palembang digelar. Lalu ada beberapa ajang di Eropa.

Ditawarkannya Pranarta ini menjadi kesempatan kedua Indonesia mengirim delegasi ITO. Sebelumnya ada wasit tinju bintang tiga, Putra Arisa Pohan yang ditunjuk.

Pria yang akrab disapa Boy Pohan itu sempat bertugas di Kualifikasi Olimpiade untuk regional Afrika di Senegal dan Eropa yang berlangsung di London pada Februari-Maret 2020.