Juru Gedor Timnas Indonesia U-19 Petik Pelajaran Berharga Selama di Kroasia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-19 telah menuntaskan pemusatan latihan di Kroasia. Selama dua bulan para pemain melahap berbagai menu latihan dan rangkaian pertandingan uji coba.

Banyak pelajaran yang dipetik oleh Timnas Indonesia U-19 selama di Kroasia. Garuda Muda, julukannya, mengalami peningkatan mulai dari kondisi fisik, mental hingga permainan.

"Selama pemusatan latihan di Kroasia tentunya banyak pelajaran yang saya dapatkan. Baik itu dari sisi mental, permainan, dan fisik. Saya akan mencoba mempertahankan aspek ini," kata bomber Timnas Indonesia U-19, Irfan Jauhari.

Kendati demikian, Irfan mengaku masih banyak memiliki kekurangan. Bomber asal Bali United itu berjanji akan memperbaikinya sebelum kembali ditempa dalam pemusatan latihan berikutnya.

"Untuk masalah hal yang perlu diperbaiki, saya sudah mendapatkan catatan itu dari tim pelatih. Kekurangan yang saya miliki pun harus segera saya perbaiki. Jadi pada saat pemusatan latihan berikutnya, saya sudah bisa lebih baik dari sekarang," imbuh Irfan.

Kontribusi Irfan Jauhari

Bali United mengikat Irfan Jauhari dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk memperkuat Bali United senior. (dok. Bali United)
Bali United mengikat Irfan Jauhari dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk memperkuat Bali United senior. (dok. Bali United)

Irfan menjadi satu di antara pemain dengan kontribusi terbesar di Timnas Indonesia U-19. Jumlah penampilan dan koleksi golnya menjadi yang terbanyak kedua di Garuda Muda.

Irfan tampil sembilan kali sebagai starter, hanya kalah dari Witan Sulaeman, Muhammad Adi Satryo, dan Pratama Arhan yang bertanding sepuluh kali bermain sejak awal. Penyerang berusia 19 tahun ini menorehkan dua gol, terpaut satu gol dari Witan Sulaeman dan Jack Brown.

Irfan bersama rombongan Timnas Indonesia U-19 telah meninggalkan Kroasia pada Senin (26/10/2020). Garuda Muda dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Selasa (27/10/2020) sore WIB.

Setibanya di Indonesia, para pemain akan dibubarkan. PSSI tengah merancang kegiatan berikutnya setelah rencana pemusatan latihan di Prancis pada Desember 2020 kemungkinan dibatalkan.

Video