Jurus Adhi Commuter Kembangkan Bisnis Properti

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Selain mengembangkan bisnis properti berkonsep transit oriented development (TOD), PT Adhi Commuter Properti Tbk akan diversifikasi portofolio melalui landed development.

Direktur Pengembangan Bisnis PT Adhi Commuter Properti Tbk Rozi Sparta menuturkan akan fokus mengembangkan properti berbasis transportasi terutama yang berhubungan dengan light rail transit (LRT). Pada tahap pertama, pengembangan Cawang-Dukuh Atas dan Cawang-Bekasi Timur.

Perseroan fokus mengembangkan properti berbasis transportasi di dua lokasi utama yaitu trase Bekasi Timur-Cawang dengan LRT Cikunir dan trase Cawang-Dukuh Atas.

"Kami akan mengembangkan satu lokasi besar, yang akan menjadi salah satu pengembangan di LRT City Pancoran pada 2022. Dari semula kami kuasai 7 dari 17 titik pengembangan properti berbasis transportasi yang connect dengan LRT, ke depan perkuat posisi kita dengan dua pengembangan menjadi 9 titik dari 17 titik,” ujar Rozi, dikutip Sabtu (13/11/2021).

Selain itu, perseroan juga diversifikasi portolio salah satunya landed development. Landed development ini menjadi salah satu sumber pendapatan bagi perusahaan properti. PT Adhi Commuter Properti Tbk pun melihat peluang tersebut. Salah satunya dengan mengembangkan proyek Adhi City Sentul sebesar 120 hektar.

“Ke depan kami akan diversifikasi portofolio landed development. Pengengambangan baru dilakukan masih di Jabodetabek,” kata dia.

Selain mengembangkan hunian berbasis TOD, Perseroan juga menambah recurring income melalui lini bisnis manajemen hotel serta komersial area di berbagai kawasan LRT.

p>* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Optimistis Raih Target Dana Rp 1,6 Triliun dari IPO

Karyawan mengambil gambar layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Sebanyak 111 saham menguat, 372 tertekan, dan 124 lainnya flat. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Karyawan mengambil gambar layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Sebanyak 111 saham menguat, 372 tertekan, dan 124 lainnya flat. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, PT Adhi Commuter Properti Tbk optimistis rencana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) diminati oleh investor. Dengan demikian diharapkan target dana IPO Rp 1,6 triliun dapat tercapai.

PT Adhi Commuter Properti Tbk akan menawarkan saham perdana sebanyak-banyaknya 8.011.204.500 saham dalam rangka IPO. Jumlah saham itu sentara 28,6 persen dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO dengan nilai nominal Rp 100.

Harga saham perdana yang ditawarkan di kisaran Rp 130-Rp 200 per saham. Dengan demikian, peroleh dana IPO antara Rp 1,04 triliun-Rp 1,6 triliun.

"Adhi Commuter Properti memasuki tonggal awal dari rencana pencatatan saham perdana di bursa, bagian dari industri pasar modal di Tanah Air. Kami optimistis rencana IPO disambut baik pelaku pasar," ujar Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Tbk, Rizkan Firman saat konferensi pers virtual, Jumat, 12 November 2021.

Perseroan optimistis IPO disambut baik pelaku pasar seiring model bisnis properti yang diterapkan yaitu berkonsep transit oriented development (TOD) yang terintegrai bahkan berjarak 0KM dari simpul transportasi massal antara lain LRT, MRT, KRL di Jabodetabek. Rizkan mengatakan, saham perseroan prospektif ke depan.

"Kami optimistis perolehan dana sesuai target Rp 1,6 triliun. Yang mana perolehan dana ini kami akan manfaatkan 45 persen digunakan untuk proyek eksisting dan recuring. 35 persen untuk akuisisi, pengembangan lahan baru, dan sisanya pembayaran obligasi seri A yang dilakukan sebelumnya," ujar dia.

Sementara itu, Direktur PT CIMB Niaga Sekuritas I Wayan Gemuh Kertaraharja menuturkan, dalam rangka IPO, perseroan juga menggelar prohram opsi kepemilikan saham kepada manajemen dan karyawan (MESOP) sebanyak-banyaknya 1,96 persen atau 560.224.000 saham.

Adhi Commuter Properti juga telah menunjuk penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek antara lain PT Bahana Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan PT Sucor Sekuritas.

"Saham yang ditawarkan merupakan saham baru yang akan ditawarkan secara umum di Indonesia. Akan dipasar secara terbatas ke beberapa negara di Asia. Jumlah saham baru yang ditawarkan maksimal sekitar 28 persen," kata dia.

Perkuat Struktur Modal

Adhi City Sentul dikembangkan dengan matang sejak awal hingga pengembangannya kini semakin besar jadi proyek berskala kota.
Adhi City Sentul dikembangkan dengan matang sejak awal hingga pengembangannya kini semakin besar jadi proyek berskala kota.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis PT Adhi Commuter Properti Tbk, Rozi Sparta menuturkan, rencana IPO ini telah disiapkan sejak awal perseroan berdiri. Dengan langkah IPO ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan sehingga perseroan dapat mengembangan usaha ke depan.

"Kami memiliki kekuatan leverage atas pengembangan yang kami miliki dan akuisisi ke depan. Kami yakin IPO ini tentu target-target yang sudah sangat spesifik dan waktu tepat sudah disiapkan," kata dia.

Ia menuturkan, penggunaan dana IPO dapat dioptimalkan sehingga berdampak langsung terhadap perseroan dan juga akan dinikmati oleh masyarakat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel