Jurus Ipuk Pulihkan Wisata di Banyuwangi

·Bacaan 2 menit
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan sejumlah strategi pemulihan ekonomi di bidang pariwisata seiring melandainya kasus Covid-19.

“Setelah pandemi terkendali, semua orang sedang memelototi akan berwisata kemana. Daerah harus menyiapkan diri. Ini akan menjadi momen bagi pariwisata daerah untuk bangkit,” kata Ipuk, Kamis (30/9/2021).

Ipuk menyebut, pandemi membuat semua orang kembali ke kebutuhan dasar, yakni makan, minum, dan kesehatan. Namun, saat pandemi mulai terkendali, orang akan kembali berburu aktivitas hiburan, seperti berwisata dan kuliner.

“Di saat itulah tercipta momentum post-pandemic rebound. Momentum itu jangan sampai lepas,” ujar Ipuk.

“Maka, kita siapkan tiga strategi pariwisata, Triple Track Stategy. Yakni, pariwisata yang makin digital, makin kreatif, dan makin sehat. Ini kita sebut ‘tiga makin’,” imbuhnya.

Makin digital, lanjut Ipuk, membikin pariwisata semakin mudah diakses. Misalnya, pembelian tiket secara online, penyelenggaraan event yang mulai beralih dari pertunjukan langsung menjadi virtual maupun hybrid (online dan offline), hingga penyediaan angkutan pariwisata gratis yang bisa dipesan secara daring.

“Kita juga mulai menerapkan skrining pengunjung menggunakan aplikasi PeduliLindungi, termasuk destinasi alam yang notabene berada di desa, tapi tetap harus aspek digital untuk melindungi semuanya ini berjalan,” jelasnya.

Makin kreatif, papar Ipuk, dilakukan Banyuwangi dengan terus berinovasi meningkatkan kualitas layanan kepada wisatawan. Salah satunya, menyiapkan layanan angkutan wisata gratis ke sejumlah destinasi wisata.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Event Baru

Event-event baru juga kami galang, kolaborasi dengan banyak hal, seperti sepeda hingga selancar dan berbagai skema outdoor tourism yang kini diburu wisatawan karena dinilai lebih aman dan sehat.

“Tahun depan kami menjadi tuan rumah World Surf League atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi,” ujarnya.

Adapun makin sehat, sambung Ipuk, bukan sekadar disiplin protokol kesehatan, tapi harus melengkapi diri dengan standar festival dan pengelolaan destinasi berorientasi kesehatan.

Banyuwangi juga melakukan melakukan sertifikasi protokol kesehatan Covid-19 untuk destinasi wisata, hotel, homestay, dan kafe serta restoran hingga warung-warung rakyat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel