Jurus Kanwil DJKN Jatim Tingkatkan Lelang Barang pada 2020

·Bacaan 2 menit
Kawasan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Kawasan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Surabaya - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Jawa Timur (Jatim), Etto Sunaryanto menyampaikan, selama pandemi COVID-19 melanda di Indonesia termasuk wilayah Jatim kondisi ekonomi menurun sehingga berdampak terhadap kinerja DJKN jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun lalu pelaksanaan lelang mampu dilakukan 6.400 kali sementara tahun ini bisa dilakukan 3.200 kali pelaksanaan lelang. Ke depan kami terus berupaya meningkatan kinarja DJKN Jatim yakni, melaksanakan berbagai cara untuk meningkatkan kinarja salah satunya tahun ini menggelar Virtual Expo Lelang (VEL) Jatim 2020 saat ini,” tuturnya saat acara webinar Media Briefing bertema Kontribusi DJKN Bersama Perbankan & UMKM Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di Surabaya, Senin (2/11/2020).

Kanwil DJKN Jatim mencatat kinarja pencapaian lelang barang yang dilakukan di berbagai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) pada 2019 mampu mencapai bea lelang sebesar Rp 86.092 miliar. Sementara untuk pokok lelang sebesar Rp 2.940 miliar dan frekuensi sebasar 6.465.

Sementara untuk pemulihan ekonomi nasional, Etto Sunaryanto menyebutkan, pihaknya sudah memiliki rekapitulasi sebanyak 482 obyek properti lewat 6 perbankan di Jawa Timuryakni, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), BTN, BTN Syariah, BNI, BNI Syariah, BRI, BRI Syariah, Mandiri, Mandiri Syariah, Bank Jatim, Bank Jatim Syariah.

"Rekapitulasi 482 obyek yang dilakukan perbankan ini dengan nilai Rp 883 miliar. Sementara untuk pelaku UMKM sebanyak 54 dengan nilai jumlah uang Rp 549 juta disusul lukisan 51 dengan nilai uang Rp 1.482 miliar,” ia menambahkan.

Dilakukan secara Virtual

Etto Sunaryanto mengungkapkan, perhelatan VEL Jatim 2020 dibuka 2-13 November 2020. Kemudian dilakukan secara virtual agar masyarakat sebagai pembeli maupun penjual bisa melihat langsung bagaimana tata cara mengikuti lelang secara terbuka.

"DJKN Jatim terus memberi edukasi dan sosialisasi soal pelelangan barang yang dilakukan kami. Hal ini untuk menghindari dari maraknya penipuan saat ini,” ujarnya.

Sementara itu kepala BRI Surabaya, Triswahyu Herlina mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah Kanwil DJKN Jatim dalam melakukan VEL Jatim 2020 pada masyarakat luas.

"Walaupun kondisi saat ini kurang membaik melakukan pelaksanaan lelang akan tetapi, diawal tahun nanti bisa melakukan pelaksanaan lelang 588 kali,” pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini