Jurus Roy Suryo Jadi Menpora Tangani Kisruh PSSI

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah terpilih menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru menggantikan Andi Alifian Mallarangeng, bagaimana Roy Suryo menanggapi tiga tugas utama yang dibebankan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono?

Ditemui seusai dipanggil Presiden sekitar pukul 10.00 tadi, Roy mengaku sudah diberi tahu Presiden terkait tiga tugas utama tersebut.

Tugas pertama, Roy harus bisa mengkonsolidasikan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Apalagi saat ini kasus Hambalang sedang dalam perhatian publik dan masuk dalam proses di Komisi Pemberantasan Korupsi. "Saya instruksikan kepada Menpora yang baru untuk mengkonsolidasikan jajarannya untuk memastikan Kementerian Pemuda dan Olahraga kembali menjalankan tugas yang baik, dan harapan saya juga memiliki kinerja yang baik," kata SBY.

Roy juga mendapat mandat untuk mengulangi prestasi kontingen Indonesia menjadi juara umum pada SEA Games 2011 di SEA Games XXVII, yang akan digelar di Myanmar pada Desember 2013.

"Tugas ketiga, saya meminta untuk bekerja sama dengan Komite Olimpiade Indonesia dan Komite Olahraga Nasional Indonesia untuk mengakhiri permasalahan yang ada di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia," kata dia.

Roy, SBY melanjutkan, harus bisa berkomunikasi dengan baik dengan FIFA, KOI, dan KONI untuk mengakhiri masalah persepakbolaan di Tanah Air. "Rakyat akan sangat marah bila ada kubu-kubu tertentu dalam sepak bola. Ini harus dilaksanakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga baru," kata SBY.

Menurut Roy Suryo, ketiga poin penting tersebut akan menjadi prioritasnya menjalankan tugas sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

Terkait dualisme PSSI dan KPSI, Roy berpandangan, sudah sangat mepet waktu untuk menghindari sanksi FIFA menonaktifkan persepakbolaan Indonesia. "Ini masalah penting. FIFA memang sudah menunda banned. Tetapi, kalau lakukan intervensi, kita dilarang statuta," kata dia.

Namun, Roy memilih untuk bersikap positif menyikapi rencana pembekuan tersebut. "Di-banned itu belum tentu jelek, seperti Yunani, pernah di-banned malah berprestasi. Saya akan konsultasikan ke Andi (Andi Malarangeng, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga), Hayono (Hayono Isman, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga), dan Agung (Agung Laksono, Pelaksana tugas Menteri Pemuda dan Olahraga setelah Andi mengundurkan diri)," ujar Roy.

ARYANI KRISTANTI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.