Jutaan Orang Mudik ke Jabar, Ridwan Kamil Minta Tol Utara jadi Satu Arah

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemprov Jabar menyiapkan skema manajemen lalu lintas pada saat musim mudik yang potensi pergerakan secara nasional mencapai 85,5 juta jiwa. Beberapa rencana yang sudah disiapkan adalah dua ruas Tol Utara menjadi satu arah selama beberapa hari.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan dari angka 85,5 juta pemudik, potensi yang mudik ke wilayah Jabar sekitar 14,9 juta jiwa. Lalu, orang Jabar yang mudik di dalam atau keluar provinsi sebanyak 9,2 juta jiwa.

"Tentu ini siaga I kita akan terus, karena sudah dua tahun kan tidak mudik," kata dia, Selasa (19/4).

"Kemudian ada sistem manajemen arus mudik 28 sampai 30 April, di Jabar, Jalan Tol Utara akan dijadikan satu arah untuk pergerakan kendaraan dari timur ke Barat ( Jakarta-Cirebon atau Jakarta Bandung). Selama tiga hari itu, kendaraan dari timur (Cirebon atau dari Bandung) jika ingin ke Jakarta tidak melalui jalan tol tapi melalui jalan primer, arteri atau jalan biasa," jelas Ridwan Kamil.

Disinggung mengenai kesiapan jalan, pria yang akrab disapa Emil ini menyebut ada beberapa titik yang terus diperbaiki dengan target rampung tiga hari sebelum lebaran.

"Khusus yang hot mix memang setelah lebaran dimulai di 12 titik yang sudah saya posting lokasinya. Tapi insya Allah semua yang rusak kita tambal dulu," kata dia.

Terpisah, Polda Jawa Barat menyiapkan 337 pos di sepanjang jalur mudik. Di antaranya 239 pos pengamanan, 74 pos pelayanan, 22 pos untuk pengaturan lalu lintas dan 22 tempat jadi pos kendali.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengatakan pos tersebut dibangun di sepanjang jalur mudik baik tol, utara, tengah hingga jalur selatan.

"Personel yang kita siapkan kurang lebih sekitar 27.327 personel yang terdiri dari personel kepolisian dibantu dengan stakeholder dari berbagai instansi yang nantinya akan membantu pelayanan di pos-pos tersebut," katanya. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel