Juventus Rugi Sampai Rp1,9 Triliun

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 benar-benar membuat Juventus terpukul. Mereka mengalami kerugian besar, bahkan nilainya mencapai 113 juta euro atau setara dengan Rp1,9 triliun.

Kerugian ini dialami Juventus untuk musim 2020/2021. Mereka mulai kesulitan dapat pemasukan karena industri sepakbola terganggu adanya COVID-19.

Serie A sempat terhenti selama empat bulan di akhir musim lalu. Aturan baru menegaskan pertandingan yang digelar selama pandemi COVID-19 tidak boleh dihadiri suporter.

Aturan yang berlaku sampai dengan musim ini. Jelas itu membuat penurunan pemasukan dari sisi penjualan tiket. Juventus tak bisa lagi menghindari adanya kerugian.

Kerugian ini sudah diumumkan oleh manajemen Juventus secara resmi. Mereka membandingkan kerugian dengan musim lalu.

"Laporan finansial pertengahan musim 2020/2021 ditutup dengan kerugian senilai Rp1,9 triliun. Dibanding musim lalu, kerugian sebesar Rp875 juta, juga di pertengahan awal tahun lalu," demikian pernyataan resminya dikutip dari laman resmi klub.

Situasi ini memaksa Juventus harus mengencangkan ikat pinggang. Mereka tidak bisa lagi sembarangan mengeluarkan uang karena akan berdampak buruk.

Kabar transfer yang selalu memunculkan nama Juventus nampaknya juga akan berkurang. Termasuk kemungkinan Paul Pogba kembali berseragam tim berjuluk Si Nyonya Tua.