Juventus Serius Minati Alexis Sanchez

Liputan6.com, Turin : Sebelum partai big-match babak 16 besar Liga Champions antara AC Milan dan Barcelona di San Siro, Rabu (20/2/13) lalu, tersiar kabar jika rival Rossoneri di kancah Serie A, Juventus, juga ikut bertanding di Kota Mode tersebut. Yang diburu Bianconeri adalah winger Los Azulgrana, Alexis Sanchez.

Menurut harian Turin, Tuttosport, ketertarikan Juventus terhadap Alexis, bukanlah isapan jempol semata. Bahkan, Alexis, 24 tahun, telah dicanangkan sebagai target utama La Vecchia Signora di bursa transfer musim panas mendatang. Seriusnya Juventus melirik Alexis tampak dengan hadirnya pelatih Antonio Conte di San Siro.

Dalam benak Conte, pengalaman Alexis di Serie A—bermain bersama Udinese di musim 2006-2011—bakal memberikan advantage bagi skuatnya. Conte pun yakin jika pola permainan Juve dewasa ini yang kerap menitikberatkan serangan dari sektor sayap akan cocok dengan gaya permainan Alexis.

Guna mewujudkan keinginannya itu, Juventus akan meminta bantuan gelandang Arturo Vidal yang notabene rekan Alexis di Timnas Chile. Faktor lainnya yang membuat Juventus layak merasa optimistis dapat membawa Alexis terbang ke Turin adalah hubungan baiknya dengan agen sang pemain, Fernando Felicevich.

Di mata Juventus, banderol Alexis di musim panas mendatang tidaklah sebesar seperti yang diperkirakan pasar, 27-28 juta euro. Yaitu hanya mencapai 20 juta euro atau enam juta euro lebih sedikit ketimbang besarnya biaya yang dikeluarkan Barcelona saat membelinya dari Udinese di musim panas 2011.

Setelah tampil cukup sering dengan skuat asuhan Pep Barcelona di musim lalu, tampil dalam 25 partai La Liga dan mencetak 12 gol, di musim ini performa Alexis turun drastis. Selain faktor cedera yang kerap menghalanginya, di bawah arahan Tito Vilanova dan Jordi Roura, kesempatan bermain yang didapatkan Alexis sangat minim, kalah bersaing dengan Cesc Fabregas dan Pedro Rodriguez. Sejauh ini, Alexis baru tampil dalam 16 pertandingan La Liga dan mencetak satu gol. Prestasi yang membuat Alexis mendapat kritikan pedas dari media massa dan fans Barcelona. (MD)