Juventus yang Lambat Adalah Efek Padatnya Jadwal

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVAJuventus memenangkan pertandingan lanjutan Serie A melawan Spezia di Allianz Stadium, Rabu dini hari WIB 3 Maret 2021. Si Nyonya Tua unggul dengan skor tiga gol tanpa balas.

Sepanjang 45 menit pertama, Juventus kesulitan membobol gawang Spezia. Baru di babak kedua mereka bisa membombardir dengan gol dari Alvaro Morata, Federico Chiesa, dan Cristiano Ronaldo.

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo tak memungkiri anak asuhnya memulai pertandingan ini dengan lambat. Namun, dia punya alasan mengapa hal itu terjadi.

Salah satu faktor utamanya adalah kelelahan fisik para pemain. Mereka mengarungi jadwal padat, dan bermain dengan komposisi skuad itu-itu saja.

"Awal yang lebih lambat lebih merupakan kelelahan fisik daripada psikologis. Bisa terjadi ketika Anda memiliki begitu banyak pertandingan dengan pemain yang sama," ujar Pirlo, dikutip dari Football Italia.

Morata dan Bernardeschi baru masuk ketika pertandingan memasuki menit 61. Tapi mereka pula yang menyumbangkan gol awal pada menit 61 dan 71.

"Kami coba mengontrol pertandingan dan kemudian ketika kaki segar datang, kami lebih tajam dan mampu memanfaatkan peluang kami," tuturnya.

Pirlo mengatakan sejak kebuntuan terlihat, dia meminta para gelandang untuk bisa merangsek sampai ke garis sepertiga akhir. Dengan begitu striker akan punya banyak opsi dalam menciptakan peluang.

"Penting untuk mendorong lini tengah ke depan dan menyerang lebih banyak ruang. Kami bertujuan untuk menciptakan situasi satu lawan satu di sisi sayap, kemudian membuat bola masuk ke dalam kotak penalti," kata juru taktik berusia 41 tahun tersebut.