KA Jurusan Merak-Madiun Dioperasikan 24 Juli

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

Merak (Antara) - PT Kereta Api Indonesia akan mengoperasikan Kereta Api Krakatau Ekpres yang melayani rute Merak-Madiun 24 Juli 2013 untuk memudahkan pelayanan pemudik Lebaran.

"Pengopersian kereta itu diharapkan pemudik Lebaran yang turun dari kapal penyeberangan Merak-Bakauheni Lampung bisa langsung membeli tiket Merak-Madiun," kata Kepala Stasiun Merak M Badrus di Merak, Sabtu.

Menurut dia, selama ini pemudik yang hendak menggunakan jasa angkutan kereta dengan tujuan daerah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur harus berangkat melalui Stasiun Jakarta Kota, Senen, dan Gambir.

Namun, saat ini pemudik bisa langsung membeli tiket di Stasiun Merak.

Pelayanan ini, kata dia, tentu memberikan kemudahan bagi pemudik Lebaran.

"Kami terus memberikan pelayanan terbaik dengan membuka jalur Merak-Madiun," katanya.

Ia mengatakan, perjalanan KA Krakatau Ekpres rute Merak-Madiun membawa delapan rangkaian gerbong dengan kapasitas penumpang sebanyak 1.216 orang.

KA Krakatau Ekpres akan berhenti di setiap stasiun besar, termasuk Rangkasbitung.

Keberangkan KA tersebut dijadwalkan pagi melalui Stasiun Madiun dan tiba di Merak dinihari.

"Saya kira minat masyarakat menggunakan KA Krakatau Ekpres cukup tinggi," katanya.

Ia menjelaskan, pelayanan angkutan kereta jurusan Merak-Madiun kali pertama diberlakukan karena mudik Lebaran 2012 tidak ada.

Karena itu, masyarakat menyambut positif untuk memudahkan pelayanan arus mudik Lebaran dengan tidak gonta-ganti kereta.

Biasanya, pemudik jika berpergian ke Madiun harus membeli tiket ke Jakarta, tetapi sekarang bisa dilayani di Stasiun Merak.

"Kami saat ini sudah banyak masyarakat memesan tiket Merak-Madiun," ujarnya.

Menyinggung harga tiket Merak-Madiun, kata Badrus, pihaknya belum begitu mengetahui apakah penumpang dapat subsidi atau tidak.

Sebab harga tiket Merak-Madiun belum ada keputusan dari Kementerian Perhubungan RI.

Apabila, tarif tanpa subsidi akan dikenakan sekitar Rp185 ribu per orang.

Namun, jika tiket bersubsidi kewenangan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

"Kami berharap harga tiket secepatnya diberlakukan sehingga masyarakat bisa mengetahuinya," katanya.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...