KA Jurusan Merak-Madiun Dioperasikan 24 Juli

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

Merak (Antara) - PT Kereta Api Indonesia akan mengoperasikan Kereta Api Krakatau Ekpres yang melayani rute Merak-Madiun 24 Juli 2013 untuk memudahkan pelayanan pemudik Lebaran.

"Pengopersian kereta itu diharapkan pemudik Lebaran yang turun dari kapal penyeberangan Merak-Bakauheni Lampung bisa langsung membeli tiket Merak-Madiun," kata Kepala Stasiun Merak M Badrus di Merak, Sabtu.

Menurut dia, selama ini pemudik yang hendak menggunakan jasa angkutan kereta dengan tujuan daerah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur harus berangkat melalui Stasiun Jakarta Kota, Senen, dan Gambir.

Namun, saat ini pemudik bisa langsung membeli tiket di Stasiun Merak.

Pelayanan ini, kata dia, tentu memberikan kemudahan bagi pemudik Lebaran.

"Kami terus memberikan pelayanan terbaik dengan membuka jalur Merak-Madiun," katanya.

Ia mengatakan, perjalanan KA Krakatau Ekpres rute Merak-Madiun membawa delapan rangkaian gerbong dengan kapasitas penumpang sebanyak 1.216 orang.

KA Krakatau Ekpres akan berhenti di setiap stasiun besar, termasuk Rangkasbitung.

Keberangkan KA tersebut dijadwalkan pagi melalui Stasiun Madiun dan tiba di Merak dinihari.

"Saya kira minat masyarakat menggunakan KA Krakatau Ekpres cukup tinggi," katanya.

Ia menjelaskan, pelayanan angkutan kereta jurusan Merak-Madiun kali pertama diberlakukan karena mudik Lebaran 2012 tidak ada.

Karena itu, masyarakat menyambut positif untuk memudahkan pelayanan arus mudik Lebaran dengan tidak gonta-ganti kereta.

Biasanya, pemudik jika berpergian ke Madiun harus membeli tiket ke Jakarta, tetapi sekarang bisa dilayani di Stasiun Merak.

"Kami saat ini sudah banyak masyarakat memesan tiket Merak-Madiun," ujarnya.

Menyinggung harga tiket Merak-Madiun, kata Badrus, pihaknya belum begitu mengetahui apakah penumpang dapat subsidi atau tidak.

Sebab harga tiket Merak-Madiun belum ada keputusan dari Kementerian Perhubungan RI.

Apabila, tarif tanpa subsidi akan dikenakan sekitar Rp185 ribu per orang.

Namun, jika tiket bersubsidi kewenangan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

"Kami berharap harga tiket secepatnya diberlakukan sehingga masyarakat bisa mengetahuinya," katanya.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...