Kabar Baik, Besok Kemenkes Mulai Suntik Vaksin COVID-19 pada Lansia

Dusep Malik, Anwar Sadat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization atau EAU untuk orang yang berusia di atas 60 tahun. Karena itu, Kementerian Kesehatan akan segera melakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan yang berusia di atas 60 tahun.

"Kita juga bersyukur sesudah BPOM mengeluarkan Emergency Use Authorization untuk vaksin Sinovac bisa diberikan bagi orang dengan usia di atas 60 tahun berdasarkan uji klinis tahap tiga di negara-negara di luar Indonesia, dengan menganalisa data klinisnya kemudian dikeluarkan emergency use authorization nya sehingga dengan itu Kementerian Kesehatan bisa segera melakukan vaksinasi bagi orang-orang yang usianya di atas 60 tahun," kata Budi dalam konferensi virtualnya, Minggu sore 7 Februari 2021

Budi mengatakan, Kementerian Kesehatan telah memperbaiki petunjuk teknisnya mengenai proses vaksinasi. Besok, kata Budi, Kementerian Kesehatan akan memulai vaksinasi untuk lansia atau orang yang berada di atas 60 tahun tetapi akan diutamakan tenaga kesehatan yang berusia 60 tahun.

"Kita juga sudah mengkomunikasikan dengan teman-teman pelajaran Kemenkes di lapangan agar mulai besok Senin jam 9 vaksinasi untuk orang dengan usia di atas 60 tahun bisa kita mulai dengan Prioritas pertama adalah tenaga kesehatan dengan usia di atas 60 tahun," ujar Budi.

Menurut Budi, saat ini tenaga kesehatan yang berusia di atas 60 tahun masih cukup banyak. Dari data yang dimiliki Kementerian Kesehatan diperkirakan ada sekitar 11.600 orang tenaga kesehatan yang berusia di atas 60 tahun.

"Mereka juga orang-orang yang berisiko fatalnya tinggi kita akan mulai Insya Allah besok jam 9 pagi penyuntikan bagi orang-orang berusia di atas 60 tahun. Diutamakan dimulai dengan tenaga kesehatan yang di atas 60 tahun," ujarnya.

Dengan dikeluarkannya EUA vaksin Sinovac untuk usia di atas 60 tahun, tentunya sangat menjadi kabar baik untuk penanganan vaksin COVID-19. Ini juga bisa mengurangi risiko kematian bagi warga yang berusia di atas 60 tahun.

"Kalau kita bisa kurangi tekanan ke rumah sakit terutama yang kondisinya Berat, karena umumnya 50 persen adalah lansia, juga kita bisa kurangi. Sehingg sekali lagi beban yang ditanggung oleh tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit bisa berkurang karena sebagian besar yang lansia bisa kita cegah kalau bisa tidak usah sampai masuk rumah sakit," ujarnya.