Kabar Baik Corona di Awal Tahun: Tersisa 4 Pasien Covid-19 di Papua

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jayapura - Awal tahun 2022, kasus corona di Bumi Cenderawasih menunjukan angka yang menggembirakan.

Data dari Satgas COVID-19 Papua, hingga hari ini, Sabtu (1/1/2022) tersisa empat orang pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan. Keempat pasien tersebar di Kabupaten Mimika, Merauke, Jayawijaya dan Puncak Jaya.

Sementara itu, dari 29 kabupaten/kota di Papua, sudah ada 24 kabupaten dan 1 kota yang bersatus zona hijau atau tak ada lagi pasien COVID-19 di daerahnya.

Sedangkan 4 kabupaten yakni Merauke, Mimika, Jayawijaya dan Puncak Jaya masih merawat pasien COVID-19.

“Jumlah ini jauh lebih baik dibandingkan awal tahun 2021, saat pandemi sedang menunjukan penularan yang cukup tinggi di tanah Papua,” kata Juru bicara Satgas COVID-19 Papua, dokter Silwanus Sumule.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Zona Hijau COVID-19

Jembatan Holtekamp berada di atas Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Papua. (Dok. Kementerian PUPR)
Jembatan Holtekamp berada di atas Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Papua. (Dok. Kementerian PUPR)

Kabar baik corona di awal tahun 2022 juga menyebutkan Kota Jayapura yang sebelumnya memiliki tingkat penularan tertinggi, justru sejak 21 Desember sudah tak ada lagi temuan kasus COVID-19 dan untuk pertama kalinya Kota Jayapura menyandang status zona hijau COVID-19.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano berharap warganya tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) agar penyebaran Covid-19 dapat diantisipasi.

"Selain itu, pemerintah tetap mempercepat vaksinasi yang saat ini cakupannya mencapai 76 persen lebih. Jika masyarakat cepat menerima vaksinasi, maka herd immunity di kota ini akan cepat terbentuk dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal," katanya.

Dalam mempercepat vaksinasi, Kota Jayapura juga mulai melakukan vaksinasi bagi anak berusia 6-11 tahun.

Pelaku Perjalanan

Penumpang berjalan menuju pintu keluar di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (16/11/2021). Pemerintah telah memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali mulai 16-29 November 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Penumpang berjalan menuju pintu keluar di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (16/11/2021). Pemerintah telah memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali mulai 16-29 November 2021. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Termasuk memperketat pelaku perjalanan di Pelabuhan Laut Jayapura. "Penumpang yang turun di pelabuhan Kota Jayapura harus menunjukan vaksinasi lengkap. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron yang sudah tersebar di Jakarta," ujarnya.

Pemkot Jayapura juga akan melakukan pengetatan di Skouw, lokasi perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

"Jika jalur perbatasan akan dibuka, maka akan dilakukan seminggu 3 kali dengan prokes ketat, sebab dari lokasi perbatasan, tak hanya warga dari Papua Nugini yang masuk, tapi bisa juga dari Tiongkok dan juga Thailand, sehingga wajib diperketat," katanya.

Sepanjang 2 tahun COVID-19 melanda Papua, secara kumulatif berjumlah 42.938, dengan rincian pasien sembuh 41.703, dirawat 4 orang dan pasien meninggal 1.231 orang.

Simak Video Pilihan Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel