Kabar Baik, Kesadaran Masyarakat untuk Tes COVID-19 Meningkat Drastis

·Bacaan 2 menit

VIVA – Angka kasus positif COVID-19 di Indonesia belum menunjukkan adanya penurunan bahkan naik secara signifikan. Data Satgas COVID-19 mencatat, angka pasien positif COVID-19 bertambah hingga 21.807 pada Rabu 30 Juni 2021. Dengan demikian, total keseluruhan penderita COVID-19 di Indonesia mencapai 2,1 juta.

Untungnya, peningkatan kasus tersebut dibarengi dengan tingginya kesadaran masyarakat untuk melakukan tes COVID-19, yang menjadi bagian dari penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) guna memutus mata rantai penularan virus corona.

Mengutip data dari salah satu penyedia jasa swab test, Bumame Farmasi, mereka mencatat permintaan swab test meningkat sebanyak 306 persen dari bulan sebelumnya. Hasil swab test positif juga mengalami kenaikan rata-rata 10 kali dalam tiga minggu terakhir.

Direktur Utama Bumame Farmasi, James Wihardja, mengatakan, menanggapi lonjakan ini dia menekankan pentingnya semangat Maksimalkan, Alokasikan dan Utarakan (MAU) kepada masyarakat untuk membantu menekan laju penularan COVID-19 baik dalam skala kecil maupun besar.

"Saat ini kami sudah memaksimalkan jam operasional hingga 12 jam per hari dalam kurun waktu seminggu terakhir, serta menambah jajaran tenaga kesehatan dan staf di lapangan untuk melayani tingginya kepercayaan warga untuk memeriksakan diri," kata dia dalam keterangannya, Kamis 1 Juli 2021.

"Kami juga berusaha memaksimalkan solusi agar masyarakat melakukan registrasi dan pembayaran online sebelum ke lokasi, sehingga mempermudah proses swab test dan penerimaan hasil," tutur dia.

Selain menambah jam operasional, James mengungkapkan, pengalokasian arus pengunjung pada 13 cabang yang terdapat di Jabotabek dan Bandung terus dilakukan, sehingga masyarakat lebih mudah dan nyaman untuk menjalani swab test di cabang terdekat.

"Kami sarankan untuk mencari dua lokasi Bumame Farmasi terdekat sebagai opsi terbaik untuk disesuaikan dengan kebutuhan kunjungan Anda," kata dia.

James pun meminta pada masyarakat agar tidak khawatir dengan varian Delta, karena varian baru COVID-19 yang berasal dari India itu tetap bisa terdeteksi.

"Tentu saja, varian Delta dari COVID-19 sangat meresahkan. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir, karena varian tersebut tetap dapat terdeteksi dengan PCR kit yang juga kami gunakan," ujar James Wihardja

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel