Kabar Baik, Vaksin COVID-19 Oxford Hasilkan Kekebalan pada Orang Tua

Aries Setiawan, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVAVaksin COVID-19 buatan Universitas Oxford berhasil menghasilkan respons kekebalan yang kuat pada orang dewasa dan lanjut usia.

Meskipun rilis data tentang keefektifan vaksin baru akan dikeluarkan beberapa pekan mendatang, namun pihak universitas telah menyatakan bahwa orang tua merespons lebih baik daripada orang dengan usia muda.

Pernyataan ini disampaikan setelah vaksin kandidat buatan Moderna dan Pfizer/BioNTech terbukti memiliki tingkat keefektifan sekitar 95%. Masih belum jelas apakah vaksin Oxford efektif melawan virus, namun para peneliti mengatakan bahwa ChAdOx1 nCov-2019 telah terbukti memicu respons kekebalan yang kuat pada orang dewasa berusia 56-69 tahun dan pada orang di atas 70 tahun.

Menurut para peneliti, sukarelawan dalam percobaan tersebut menunjukkan tanggapan kekebalan yang serupa di ketiga kelompok usia (18-55, 56-69, dan 70 tahun ke atas). Selama 14 hari setelah booster jab, lebih dari 99% peserta memiliki respons antibodi.

Tetapi penelitian terhadap 560 orang dewasa sehat, termasuk 240 di atas usia 70 tahun, menemukan bahwa vaksin lebih dapat ditoleransi pada orang tua dibandingkan dengan orang dewasa yang lebih muda.

Ilmuwan dari Oxford Vaccine Group, Dr Maheshi Ramasamy, mengatakan orang lanjut usia merupakan kelompok prioritas untuk vaksin COVID-19, karena mereka berpotensi mengidap risiko penyakit parah.

"Kami senang melihat vaksin kami tidak hanya ditoleransi dengan baik pada orang dewasa yang lebih tua, tetapi juga menstimulasi respons kekebalan yang serupa dengan yang terlihat pada sukarelawan yang lebih muda," ujar Ramasamy, seperti dikutip Metro, Kamis, 19 November 2020.

Pada uji klinis, para relawan diberikan dua dosis vaksin baik itu calon vaksin maupun plasebo. Sejauh ini tidak ada kejadian kesehatan yang merugikan dan serius terkait vaksin, pada para relawan. Hasilnya pun konsisten dengan data fase satu yang diberikan untuk orang dewasa sehat berusia 18-55 tahun, awal tahun ini.