Kabar Bakal Ada Investor Baru Arema FC Lenyap Tidak Berbekas

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Malang - Arema FC sempat ramai dikabarkan bakal memiliki bos baru. Nama Gilang Widya Pramana, seorang pebisnis skin care dan transportasi, muncul sebagai calon kuat sebagai bos baru Singo Edan.

Ketika itu, ia mengaku ditawari 30 persen saham Arema FC oleh Iwan Budianto yang menjadi pemegang saham mayoritas di PT Arema Aremania Bersatu Beprestasi Indonesia (AABBI), yang merupakan perusahaan pengelola tim berjulukan Singo Edan itu.

Ketika itu Gilang mengaku butuh waktu memikirkan plus dan minus ikut memegang Arema FC. Namun, sampai saat ini tidak ada kabar kelanjutannya.

Pengusaha yang dikenal dengan sebutan Juragan 99 atau Crazy Rich Malang itu sibuk mengurus bisnisnya. Sementara Arema FC berjalan seperti kebanyakan klub Indonesia yang berhemat pada masa pandemi COVID-19.

Kabar investor baru ini menghilang setelah Arema FC tampil di Piala Menpora 2021. Sebenarnya bukan pertama kali hal ini terjadi. Beberapa tahun silam Arema FC jgua dikaitkan dengan investor baru. Tepatnya pada musim 2017, ada nama Wibi Andreas, penguasaha asal Malang dengan jaringan yang luas, satu di antaranya yang terkenal adalah merek rokok NZR.

Ketika itu, kabarnya Wibi sudah sangat serius. Dia sempat memberikan bonus kemenangan untuk para pemain. Namun, entah mengapa, jalannya menjadi investor Arema FC terputus. Pada 2018, Wibi memilih menjadi manajer tim Borneo FC.

Kabar Lama

Manajer bisnis, Yusrinal Fitriandi, dengan maskot Arema. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Manajer bisnis, Yusrinal Fitriandi, dengan maskot Arema. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Terkait investor yang selalu batal untuk memberikan dana segar untuk Singo Edan, Manajer Bisnis Arema FC, Yusrinal Fitriandi memberi komentar. Namanya disebut sempat berkomunikasi juga dengan Gilang terkait saham Arema FC.

"Kalau dengan investor yang baru, sampai sekarang belum ada kabar lagi yang datang ke manajemen. Bisa saja dia berkomunikasi langsung dengan direksi. Satu yang saya ketahui sebenarnya ini pembicaraan tahun lalu. Tapi ternyata keluar tahun ini. Kalau untuk investor yang lama, saya ketika itu belum tahu pembicaraannya," ujar pria yang karib disapa Inal itu.

Dengan demikian, Gilang mendapatkan tawaran saham Arema FC sudah menjadi kabar lama di dalam internal manajemen Singo Edan. Namun, Gilang baru mengungkapkan ke publik pada akhir Januari lalu.

Ketika itu dia menjalani vaksinasi virus corona di Kota Malang. Kebetulan ketika itu ada yang mewancarainya mengenai Arema, karena ia memiliki mimpi suatu saat bisa membeli tim berjulukan Singo Edan itu.

Video