Kabar Buruk Hantam Timnas Italia Usai Hancurkan Belgia

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ada kabar buruk menghantam Timnas Italia usai menyingkirkan Belgia. Mereka harus kehilangan bek kiri, Leonardo Spinazzola.

Italia lolos ke babak semifinal setelah menang 2-1 di Allianz Arena, Munich, Sabtu dini hari WIB, 3 Juli 2021.

Dua gol Italia dicetak Nicolo Barella (31), dan Lorenzo Insigna (44). Sedangkan gol pelipur lara Belgia dicetak Romelu Lukaku melalui tendangan penalti pada injury time babak pertama.

Saat pertarungan makin sulit menuju juara, Italia harus kekurangan kekuatan. Spinazzola diragukan tampil di babak semifinal, bahkan jika Italia ke partai puncak pun, pemain 28 tahun itu tak bisa dimainkan.

Spinazzola mengalami cedera di menit ke-78. Saat coba mengejar bola, bek AS Roma itu terpincang-pincang. Dia menyadari ada hal yang tidak beres dengan kakinya dan meminta pergantian pada Roberto Mancini.

Sayangnya, cedera yang dialami Spinazzola cukup parah. Dia tak bisa langsung keluar dan malah terbaring di lapangan. Ia harus diangkut tandu keluar dan terlihat menangis.

Menurut laporan Sky Sports Italia, Spinazzola mengalami cedera serius pada tendon achilles, dan diprediksi menepi hingga satu tahun lamanya.

Spinazzola sejauh ini menjadi salah satu pemain Italia yang paling menonjol di EURO 2020. Dia tampil sebagai starter empat kali dari lima pertandingan.

Satu-satunya pertandingan yang dia lewatkan adalah babak penyisihan grup melawan Wales, saat itu, Italia telah mengamankan tempat mereka di babak sistem gugur.

Pada laga melawan Belgia, Spinazzola jadi pahlawan saat berhasil membendung tembakan Lukaku ke gawang yang sudah terbuka lebar. Berkat aksinya itu, Belgia batal menyamakan kedudukan jadi 2-2.

Selama EURO 2020, Spinazzola dua kali terpilih sebagai star of the match yaitu pada laga lawan Turki dan lawan Austria.

Dan, atas penampilan hebatnya itu, Spinazzola dikabarkan diminati banyak klub. Real Madrid, Barcelona dan Chelsea disebut ingin menggunakan jasanya.

Di sisi lain, Italia akan bersua Spanyol pada babak semifinal. La Furia Roja lolos usai mengalahkan Swiss lewat babak adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel