Kabar Rio Ramadhan Meninggal Ternyata Hoaks, Ngaku Instagram-nya Diretas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Minggu (2/12/2021) pagi diramaikan dengan kabar meninggalnya Rio Ramadhan. Berita ini pertama kali mengemuka melalui akun TikTok.

Tak lama setelah berita ini mencuat, mantan kekasih Kekeyi tersebut menyampaikan klarifikasi. Kabar tersebut adalah hoaks.

Kabar meninggal dunia dibuat oleh orang yang telah meretas akun media sosialnya.

"Alhamdulillah akun gue sudah balik, dari tadi akun gue tuh di-hack sama orang terus dia bikin berita kalau gue sudah meninggal," ucapnya di Instagram Story.

"Sampai-sampai dia ngebalas semua DM-DM dari temen gue katanya gue meninggal karena jantung lah. Terus dia bawa-bawa nama adik gue juga," sambungnya.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Keadaan Sehat

[Foto: Instagram Rio Ramadhan]
[Foto: Instagram Rio Ramadhan]

Dia menyatakan bahwa saat ini kondisnya dalam keadaan baik-baik saja. Jadi, kabar meninggal sama sekali tidak benar.

"Gue masih hidup. Masih sehat alhamdulillah dan sekarang akun gue sudah balik. Jangan percaya, gue masih hidup kok," ujarnya.

Kabar Pertama

Akun Instagram Rio Ramadhan. (Sumber: Instagram/riooramadhn)
Akun Instagram Rio Ramadhan. (Sumber: Instagram/riooramadhn)

Sebelumnya, tersebar tangkapan layar akun TikTok Rio Ramadhan yang berisi kabar duka itu beredar di media sosial. Unggahan tersebut mengatasnamakan adik Rio.

"Halo semuanya saya putri adiknya kak rio...cuma mau bilang kk tersayang saya yang hebat telah kembali ke asalnya. rip," tulisnya, lengkap dengan emotikon tangis dan merpati.

DM Teman Rio

Rekan Rio Ramadhan dengan nama akun ohshalle juga sempat mengonfirmasi sejauh mana kebenaran berita meninggal tersebut melalui DM Instagram. Namun yang membalas pesannya diduga adalah orang yang meretas akun Rio.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel