Kabareskrim Imbau Masyarakat Patuhi Kebijakan Terkait Idul Adha

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengimbau masyarakat khususnya umat Islam, untuk mematuhi kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah yang jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021.

Perayaan Idul Adha dari tahun 2020 hingga sekarang, menjadi berbeda karena situasi pandemi COVID-19. Saat ini, trend kasus penyebaran masih terus meningkat per harinya.

“Pemerintah terus berjibaku menghentikan laju pandemi COVID-19, berbagai upaya terus dilakukan dan saat ini sejumlah daerah menerapkan kebijakan PPKM Darurat dan mengakselerasi vaksinasi,” kata Agus pada Senin, 19 Juli 2021.

Baca juga: Amien Rais Sebut TNI-Polri Tak Terlibat Peristiwa KM 50, HRS: Blunder

Maka dari itu, Agus mengatakan peranan dan ketaatan serta kepatuhan masyarakat saat ini sangat menentukan keberhasilan untuk keluar dari pandemi COVID-19.

"Upaya pemerintah membawa Indonesia keluar dari pandemi COVID-19 sangat ditentukan oleh kepatuhan dan ketaatan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan serta vaksinasi,” ujarnya.

Kata dia, pemerintah melalui Kementerian Agama sudah mengeluarkan imbauan perayaan Idul Adha tahun ini, baik takbiran, pelaksanaan salat, maupun penyembelihan hewan kurban. “Mari kita patuhi bersama-sama,” kata dia.

Ia berharap melalui momen Hari Raya Idul Adha atau yang dikenal juga Hari Raya Kurban ini, membuat masyarakat lebih taat, sabar dan ikhlas. Tak terkecuali, masyarakat bisa menangkal berita bohong atau hoax khususnya menghalangi pemerintah menanggulani COVID-19.

"Melalui momen Idul Adha ini, sembelihlah sifat-sifat hewani yang ada pada diri kita, hilangkan sifat pembangkang, sifat tidak taat aturan, hasad dan hasud, fitnah dan hoax. Banyak yang termakan hoax sehingga abai dan menjadi korban COVID-19, bahkan sampai meninggal dunia,” jelasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel