Kabarhakam Polri Cek Langsung Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, mengecek langsung kegiatan pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Senin, (11/1/2021).

"Siang ini, saya bersama Kakorpolairud dan Pejabat Utama yang lain sedang melaksanakan perintah Bapak Kapolri untuk melakukan pengecekan bantuan Polri untuk bergabung bersama Basarnas, TNI, dan pihak lainnya dalam rangka kegiatan SAR pesawat Sriwijaya Air SJ 182," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (11/1/2021).

Agus menjelaskan, Polri mengerahkan 207 personel dan 15 kapal untuk mendukung upaya Basarnas dan TNI-AL dalam mencari puing maupun penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ini.

Menurutnya, dalam SAR Sriwijaya Air SJ 182 ini, semuanya mengikuti komando dari Basarnas. Sehingga jika ada temuan, baik serpihan pesawat maupun korban, tim memerika dan melaporkan kepada Basarnas.

"Kegiatan ini akan dilaksanakan mengikuti komando dari Basarnas, sesuai dengan prosedur yang ada," jelas dia.

Tim SAR Sriwijaya Air SJ 182 Temukan 14 Bagian Tubuh

Tim SAR gabungan Sriwijaya Air SJ 182 mengatakan, hari ini telah menemukan 14 bagian tubuh dan 53 properti yang terdiri serpihan pesawat, pelampung, dan pakaian.

Jumlah ini didapati merupakan hasil pencarian Sriwijaya Air SJ 182 dari Minggu 10 Januari 2021 sore sampai hari ini.

"Tim SAR gabungan dari Ditpolairud Baharkam Polri, ditpolairud Polda sejak hari Minggu sampai sore ini kami berhasil ada 14 bagian tubuh dan 53 properti terdiri dari serpihan bagian pesawat, pelampung, dan baju," kata Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Mohammad Yassin Kosasih di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021) siang.

Di tempat yang sama, Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman menegaskan, hasil pencarian tim SAR Sriwijaya Air JT 182 ini akan diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

"Nanti ditindaklanjuti oleh KNKT dan DVI Polri," kata dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: