Kabel Listrik Hampir Sentuh Tanah Bikin Cemas Warga di Bondowoso

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Kabel listrik hampir menyentuh tanah membuat cemas warga Warga Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso. Kabel sentral listrik Jaringan Tegangan Rendah (JTR) tersebut hanya sekitar 0,5 meter dari tanah.

Suhdi (60) salah seorang warga setempat mengatakan, kabel listrik tersebut menyentuh tanaman di ladang warga. Bahkan posisinya berada di dekat pemukiman warga. tiang listriknya juga nyaris roboh.

Menurutnya, kondisi itu sudah berlangsung kurang lebih 5 Tahun. Dan belum ada perubahan sama sekali dari PLN Wonosari.

"Yang lebih mengkhawatirkan kondisi kabelnya saat ini sudah luka. Bungkus kabel sudah ada yang terkelupas," jelasnya, Selasa dikutip dari TimesIndonesia.

Jika kondisi ini terus-terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan ke depan akan memakan korban jiwa. Sebab kata dia, banyak anak kecil bermain di sana.

"Tentunya ini sangat membahayakan terhadap kondisi keselamatan jiwa," imbuhnya.

Ia mengaku, saat ini sudah hampir masuk musim hujan. Kabel listrik yang mulai mengelupas bungkusnya akan sangat berbahaya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Janji PLN

Menurutnya, perwakilan warga sudah beberapa kali mengadu. Tetapi tidak ada tanggapan sehingga masyarakat membuat penyanggah sendiri dengan bambu.

"Jika kabel tidak dikasih penyangga, maka ketinggiannya hanya setengah meter," imbuhnya saat dikonfirmasi.

Pihaknya berharap, petugas PLN Wonosari segera memperbaikinya agar tidak sampai menelan korban jiwa. "Sebelum kabel ini memakan korban," imbuhnya.

Manager PLN Wonosari Nur Rella Catur Trino mengaku, tiang listrik yang hampir roboh karena adanya pelebaran jalan, sehingga konstruksinya tergerus.

"Desa Tumpeng sudah masuk PO PLN Wonosari. Tiang kabel listrik di sana butuh konstruksi khusus ketika diperbaiki. Kami jadwalkan perbaiki pada minggu pertama bulan Oktober," jelasnya saat dikonfirmasi soa keluhan warga Kabupaten Bondowoso tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel