Kabin Truk Mercedes-Benz Ini Gak Kalah Mewah Sama Kamar Hotel

·Bacaan 1 menit

VIVAMercedes-Benz dikenal sebagai merek otomotif yang menawarkan kendaraan mewah dan nyaman. Wujudnya tak hanya mobil penumpang, ada juga kepala truk untuk mengangkut peti kemas.

Meski berstatus sebagai truk, kendaraan niaga ini dibuat senyaman mungkin untuk pengemudi dan penumpangnya. Bahkan, kabinnya dirancang menyerupai kamar hotel untuk beristirahat sesaat ketika membawa muatan.

Kabin mewah dan nyaman itu, ada di dua produk baru Mercedes-Benz Truck Actros F dan Edition 2. Keduanya menjadi pilihan baru bagi pengusaha, serta pengemudi profesional untuk mengantarkan berbagai barang.

Head tractor mewah ini memiliki kabin, yang bisa dijadikan ruang beristirahat bagi pengemudinya. Bahkan, terdapat ranjang yang dilengkapi dengan sprei dengan lebar 900 milimeter. Bahkan, kaca depan dan pintu pengemudi dan penumpang bisa dipasangi gorden.

Baca juga: Gantungan Kunci Motor Istri Ridwan Kamil Bikin Heboh Netizen

Member of the Board of Management Daimler Truck AG and Head of Mercedes-Benz Trucks, Stefan Buchner mengatakan, The new Actros F dan Edition 2 merupakan bukti keseriusan kami dalam mencapai tujuan ini.

"Meski spesifikasinya mungkin berbeda, keduanya memenuhi beragam permintaan perusahaan angkutan barang saat ini terkait efisiensi, fungsionalitas, kenyamanan, dan keselamatan," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis 24 September 2020.

Mercedes-Benz Trucks Actros F
Mercedes-Benz Trucks Actros F

Jantung penggerak truk trailer ini memakai mesin enam silinder segaris, berkapasitas 15.600cc dengan tenaga 625hp dan torsi maksimum 3.000Nm. Mesin ini dikombinasikan dengan sistem transmisi otomatis.

Tak hanya kabin mewah, eksterior kepala truk untuk mengangkut peti kemas ini memiliki tampilan sporty, ini bisa dilihat dari desain bumpernya. Lampu utamanya juga dilengkapi Daytime Running Light LED.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel