Kabinda Papua Gugur, Jokowi: Terus Kejar dan Tangkap Anggota KKB

Hardani Triyoga, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Jokowi mengucapkan dukacita atas gugurnya Kepala BIN daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha. Brigjen IGP Danny tewas tertembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Papua, Minggu kemarin, 25 April 2021.

Jokowi saat menyampaikan keterangan pers resminya ditemani Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

"Atas nama rakyat bangsa dan negara, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan. Mari kita mendoakan semoga arwah almarhum Brigjen TNI I Gusti Putu Danny mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 26 April 2021.

Jokowi mengatakan atas pengabdian Putu Danny, negara juga memberikan penghargaan kepada jenderal bintang satu asal satuan Kopassus itu. Selain itu, eks Gubernur DKI itu menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri memburu KKB yang terus menebar teror.

"Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB. Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok- kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono menyatakan Brigjen TNI IGP Danny meninggal dunia ditembak KKB sekira jam 15.30 WIT Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Data yang dihimpun mengungkapkan, Putu Danny ke kampung Dampet sekitar pukul 09.20 WIT, bersama tujuh anggota menggunakan empat sepeda motor. Saat berada di kampung Dambet itulah Putu tertembak dan meninggal akibat luka tembak yang dialaminya. Sementara, anggota yang lain dinyatakan selamat.

Yogo Triyono menjelaskan, hingga saat ini mereka masih kesulitan melakukan komunikasi ke lokasi kejadian. Namun, sudah terkonfirmasi Kabinda gugur dari tembakan KKB.

"Sekarang kami masih sulit komunikasi ya, tapi benar tadi sore Kabindan tertembak di Beoga," ujar Yogo.