Kabupaten Kepulauan Seribu kampanyekan pantai tanpa rokok

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mengkampanyekan kawasan pantai tanpa rokok di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan.

Kegiatan yang melibatkan Smoke-Free Jakarta (SFJ) dan Greenpeace itu dalam rangka memperingati hari jadi ke-495 Kota Jakarta serta sebagai rangkaian peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia dan Hari Laut Sedunia.

Baca juga: Formula E, Dermaga Marina tetap bisa digunakan ke Kepulauan Seribu

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi di Jakarta, Rabu, mengatakan kampanye #PantaiTanpaRokok atau sosialisasi Peraturan Gubernur tentang Kawasan Dilarang Merokok (KDM) ini dilakukan dengan cara membersihkan area pantai dan laut Pulau Tidung.

Menurut Junaedi, kegiatan bebas rokok itu merupakan momentum bagi pemerintah dan warga setempat untuk menjadikan kawasan pantai menjadi lebih nyaman, bersih, dan sehat.

“Sehingga dapat menarik banyak wisatawan untuk berlibur dan menikmati keindahan alam bersama keluarga, tidak perlu khawatir terganggu kenyamanannya dari paparan asap rokok,” ujar Junaedi.

Tercatat dalam kegiatan tersebut juga tersaji aksi bersih pantai dan laut, yang melibatkan lebih dari 50 relawan, sebagian besar adalah masyarakat asli Pulau Tidung, serta belasan penyelam juga ikut serta membersihkan sampah di laut sekitar pulau.

Menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu Herwin Meifendi, berdasarkan data Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu, lebih dari 2.700 warga di wilayah mereka didiagnosa mengalami penyakit akibat rokok, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), hipertensi, dan jantung koroner.

Baca juga: Kabupaten Kepulauan Seribu pastikan urus perizinan cukup satu jam

Herwin berharap adanya kampanye #PantaiTanpaRokok itu dapat menjadi gerbang untuk menurunkan jumlah penderita penyakit akibat rokok tersebut, juga menurunkan prevalensi perokok di Kepulauan Seribu.

Seperti diketahui, lanjut Herwin, rokok memberi dampak buruk bagi kesehatan manusia. Berdasarkan data WHO, lebih dari 70 juta penduduk Indonesia merupakan perokok aktif. Belum lagi, tiap tahunnya 225.720 jiwa meninggal akibat rokok. Kepulauan Seribu sendiri, lebih dari 3.000 penduduk tercatat sebagai perokok.

Sementara itu, Koordinator Smoke-Free Jakarta (SFJ) Dollaris Riauaty mengatakan masyarakat sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Kabupaten Kepulauan Seribu dalam rangka Hari Tanpa Tembakau (HTTS) dan Hari Laut Sedunia ini.

“Dari giat bersih pantai dan laut, relawan menemukan sampah plastik, rumah tangga, serta banyak sampah rokok,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi juga meresmikan plang di pantai Pulau Tidung sebagai tanda wilayah tersebut merupakan area KDM, dan masyarakat dapat melaporkan pelanggaran KDM melalui aplikasi JAKI.

Baca juga: DPRD DKI harap Kepulauan Seribu berbenah jadi ekowisata terumbu karang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel