Kabupaten OKU Sumsel mencapai target 70 persen warga divaksin COVID-19

·Bacaan 1 menit

Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) mencapai target sebesar 70 persen warga di wilayah ini mendapat vaksinasi COVID-19, sehingga terbentuk kekebalan kelompok agar terhindar dari penyebaran virus Corona.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan OKU Andi Prapto, di Baturaja, Selasa, menjelaskan berdasarkan data hingga sore ini cakupan program vaksinasi di wilayahnya telah mencapai 70 persen atau sebanyak 188.968 warga mendapat vaksinasi dosis pertama dan kedua.

"Dari 269.955 target sasaran, sebanyak 188.968 di antaranya sudah divaksin," katanya.

Menurut dia, capaian tersebut berkat kerja keras seluruh stakeholder terkait dan dukungan masyarakat Kabupaten OKU yang turut menyukseskan program vaksinasi di wilayah itu hingga mencapai target sasaran.

"Meskipun sudah mencapai target 70 persen, namun program vaksinasi ini masih terus berlanjut hingga akhir tahun nanti. Kalau bisa dapat mencapai 100 persen," katanya pula.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih menyediakan sekitar 40 ribu dosis vaksin Sinovac yang diperuntukkan bagi masyarakat mulai dari usia 12-17 tahun hingga lansia untuk disuntik vaksin dua tahap.

Setelah sukses dalam program vaksinasi tersebut, Andi menambahkan, Pemkab OKU mewacanakan melaksanakan vaksinasi bagi anak usia 6-12 tahun yang akan dimulai pada awal Januari 2022.

Dalam program vaksinasi khusus anak ini, pihaknya menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten OKU dan Kantor Kementerian Agama setempat untuk mendata peserta didik yang akan divaksin.

"Sekaligus mensosialisasikan program vaksinasi anak ini kepada orangtua siswa agar memberikan dukungan, sehingga program ini berjalan maksimal," ujarnya pula.
Baca juga: Dinas Pendidikan OKU larang siswa libur akhir tahun ke luar daerah
Baca juga: Giat vaksin Polres OKU Sumsel lampaui target

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel