Kabupaten OKU Sumsel terima penghargaan KLA

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama tahun 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Ogan Komering Ulu (OKU), Arman di Baturaja, Senin mengatakan, untuk pertama kalinya Kabupaten OKU meraih penghargaan KLA setelah beberapa tahun terakhir gagal menyandang predikat tersebut.

"Sebelumnya OKU sudah beberapa kali mengikuti penilaian KLA dan tahun ini bisa mencapai nilai untuk kategori Pratama," katanya.

Menurutnya, pencapaian tersebut berkat kerja keras tim gugus tugas dalam memenuhi indikator pemenuhan hak-hak anak di daerah itu.

"Ada lebih dari 27 indikator yang harus dipenuhi agar bisa meraih predikat KLA. Alhamdulillah semuanya dapat terpenuhi tahun ini," tegasnya.

Baca juga: OKU Timur Sumsel raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya

Baca juga: Banda Aceh raih anugerah Kota Layak Anak dari Madya ke Nindya

Adapun indikator yang telah dipenuhi antara lain adanya pelayanan ramah anak di sejumlah instansi jajaran pemerintahan daerah setempat.

"Seperti di rumah sakit, sekolah dan beberapa instansi lainnya di Pemkab OKU yang saat ini sudah ada pelayanan khusus ramah anak," jelasnya.

Selain itu, kata dia, pemerintah daerah juga melibatkan anak-anak dalam Musrenbang agar apa yang menjadi kebutuhan anak-anak bisa terpenuhi.

"Pemkab OKU akan terus berkomitmen untuk pemenuhan hak-hak anak mulai dari hak untuk hidup, hak untuk tumbuh, hak perlindungan dan hak partisipasi agar semakin terpenuhi sehingga ke depan predikat ini meningkat menjadi Kategori Madya," ujarnya.

Baca juga: Surabaya raih penghargaan kota layak anak lima kali berturut-turut

Baca juga: Pemkab Bogor tekad konsisten wujudkan kabupaten layak anak

Baca juga: KPPPA: Kekerasan terhadap anak tidak serta merta cabut KLA Depok

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel