Kabupaten Tangerang Kekurangan Tenaga Kesehatan untuk Tangani COVID-19

·Bacaan 2 menit

VIVA – Peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang, nyatanya tidak hanya berpengaruh pada ketersediaan fasilitas kesehatan, namun turut memengaruhi jumlah sumber daya manusia yang dalam hal ini, tenaga kesehatan atau nakes.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi mengatakan, saat ini Kabupaten Tangerang kekurangan tenaga kesehatan untuk tangani pasien Covid-19, terutama di rumah sakit rujukan, serta puskesmas.

"Jumlah nakes di Kabupaten Tangerang ada sekitar 10 ribu, tapi jumlah ini masih kurang, apalagi di rumah sakit atau puskesmas yang menangani pasien Covid-19," katanya, Rabu, 30 Juni 2021.

Baca juga: Kadin Daerah Tak Akui Kesepakatan di Luar Munas

Lanjut dia, hal ini dikarenakan banyak juga tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19. Di mana disebutkannya, sejak awal Juni 2022 hingga saat ini, terdapat 30 nakes yang terpapar dengan kasus OTG atau orang tanpa gejala.

"Nakesnya juga banyak yang terpapar, ada yang sudah sembuh, ada juga yang masih melakukan isolasi mandiri, makanya saat ini kita lakukan sistem shifft, supaya nakesnya tidak kelelahan, karena kesehatan mereka juga harus kita jaga," ujarnya.

Sementara untuk penambahan nakes, disebutkannya tidak bisa serta merta ditambah begitu saja, karena untuk membentuk SDM khususnya tenaga kesehatan, harus melalui sejumlah proses.

"Tidak bisa asal menambah saja, tentu harus ada beberapa proses dan latihannya,".

Sementara itu, untuk membantu para nakes di Kabupaten Tangerang, pihak Polres Kota Tangerang pun juga memberikan pelatihan pada anggota bhabinkamtibmas agar bisa menjadi pelacak atau tracer Covid-19.

"Kita bantu dibidang tracernya, jadi ada sekitar 20 anggota yang ikut pelatihan secara virtual, mereka diberikan pengertian tugas apa yang dilakukan oleh tracer ini, sehingga nantinya nakes yang ada di Kabupaten Tangerang pun bisa difokuskan ke penanganan atau perawatan pasien saja," kata Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro.

Tracer sendiri, bertujuan memantau tren atau kecenderungan penularan COVID-19 tingkat nasional dan global yakni dengan melakukan deteksi cepat pada wilayah. Serta memberikan informasi epidemiologi yang dibutuhkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel