Kacamelyv Prakaca sempat "insecure" bintangi "Catatan Akhir Sekolah"

Aktris pendatang baru Kacamelyv Prakaca mengaku sempat merasa insecure atau tak percaya diri saat casting untuk membintangi serial "Catatan Akhir Sekolah" karena warna kulitnya yang berbeda dibandingkan peserta lain.

"Sempat enggak percaya diri. Di sana waktu itu blasteran-blasteran gitu kan dan aku kulitnya lagi tan banget karena habis latihan baseball. Aku kayak enggak pede, keterima enggak ya," kata Kacamelyv saat ditemui usai konferensi pers di Jakarta, Jumat.

​​Baca juga: Alasan sutradara pilih aktor baru untuk serial "Catatan Akhir Sekolah"

Baca juga: "Catatan Akhir Sekolah" hadir kembali lewat versi serial

"Apalagi aku juga baru kan, enggak tahu nih bagus di mata orang lain atau enggak, tapi alhamdulillah akhirnya aku kepilih juga jadi Grace di sini," lanjut dia.

Saat mengetahui dirinya terpilih sebagai salah satu pemain serial "Catatan Akhir Sekolah", putri dari artis Melly Manuhutu itu mengaku deg-degan karena serial tersebut akan menjadi pengalaman akting pertamanya.

Meski demikian, Kacamelyv mengatakan dia akan terus berusaha membangun kepercayaan dirinya dan giat berlatih agar dapat memberikan penampilan terbaiknya.

"Pertama dapet ini, aku deg-degan karena aku enggak pernah akting sama sekali. Aku cuma nonton Mama, nonton film lain. Jadi aku masih belajar, mudah-mudahan di series ini aku bisa menampilkan yang terbaik," ujarnya.

Serial "Catatan Akhir Sekolah" merupakan produksi ulang dari film berjudul sama yang rilis pada tahun 2005. Disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf, serial tersebut bercerita tentang anak SMA yang ingin membuat pentas seni yang telah lama tidak digelar di sekolah mereka.

Pelaksanaan pensi yang semula didasari kepentingan pribadi pun berubah menjadi catatan akhir sekolah yang akan dikenang.

Pada serial tersebut, Kacamelyv akan berperan sebagai Grace, seorang siswi SMA yang sangat aktif di media sosial sebagai beauty influencer. Dia akan beradu akting dengan Arya Mohan, Azela Putri, Sarah Beatrix, Dhirgham, dan Geraldo Chandra.

Serial kerja sama antara Vision+, Paragon Pictures, dan Ideosource itu akan hadir dengan 10 episode dan memulai produksi pada akhir bulan ini.

Baca juga: Film 'Stories of Hope' tampilkan kolaborasi perancang Indonesia, Afsel

Baca juga: Sineas ungkap tantangan ciptakan film jadi alat pengubah dunia

Baca juga: "Teaser" poster film "Qodrat" resmi dirilis hari ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel