Kader Demokrat yang Dipecat Makin Kuat Hembuskan KLB

Agus Rahmat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ada tujuh orang kader Partai Demokrat, yang dipecat. Salah satunya adalah HM Darmizal MS. Ia mengatakan, pemecatan dirinya dan enam rekannya yang lain, semakin menguatkan untuk mendesak Kongres Luar Biasa atau KLB partai.

Menurutnya, pemecatan ini membuktikan bahwa Demokrat saat ini dalam pengelolaan yang salah. Ia sendiri mengucapkan innalillahi, usai partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY itu, mengeluarkan keputusan pemecatan.

"Saya tidak bersedih apalagi berduka atas pemecatan ini," kata Darmizal, dikutip Sabtu 27 Februari 2021.

Baca juga: Mobil Bekas Ini yang Dipilih Gibran Rakabuming jadi Mobil Dinas

Dengan kondisi saat ini, menurutnya KLB sudah harus dilakukan. Karena menurutnya, partai harus diselamatkan dan dengan cara seperti inilah maka penyelamatan itu bisa dilakukan.

"Terutama dan yang paling penting adalah manfaat dapat menyelamatkan begitu banyak kader di seluruh Tanah Air dari perilaku dzolim, pimpinan partai," katanya.

Oleh sebab itu, menurutnya perlu bagi kader Demokrat untuk mempertimbangkan diselenggarakannya KLB. "Pemecatan ini, bagi kami menjadi tonggak sejarah yang paling monumental, semakin bergairah dan militan untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa, guna mengembalikan hak kader," katanya.

Dia juga mengatakan, pemecatan yang dilakukan terhadap dia dan enam kader lainnya, menunjukkan sikap yang tidak demokratis dari SBY. Cenderung anti terhadap kritik.

"Dan mengelola partai sesuai seleranya dan keluarga," lanjut dia.

Darmizal mengaku, justru dengan keputusan memecat dia dan kader lainnya tersebut, semakin memperkuat keinginan kader Demokrat menyelenggarakan KLB. Juga klaim Darmizal, untuk melawan arogansi seperti persoalan iuran hingga politik transaksional.

"Pemecatan ini akan semakin membuat agenda perubahan dan perbaikan partai semakin bergelora, semakin besar. KLB, insya Allah, akan segera dilakukan," katanya.

Dia mengaku, akan mempersoalkan keputusan pemecatan yang dilakukan pimpinan Demokrat terhadap dia dan keenam rekannya, ke ranah hukum. Terutama ke PTUN. Namun ia belum merinci lebih lanjut.

"Kami tidak akan tinggal diam melihat arogansi dan otoritarianisme ini. Kini sudah kepalang basah jadi mandi sekalian, maka kami para senior lainnya, tidak akan segan-segan untuk membongkar semua dosa politik mereka di depan publik dan segera tanpa kecuali", katanya.

Sebelumnya, Partai Demokrat memutuskan untuk memecat tujuh orang kadernya, yakni Nama tujuh kader tersebut, yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya.

Selain itu, juga ada nama Ketua DPR 2009-2014 Marzuki Ali, yang dipecat juga. Alasannya, diduga terkait dengan kudeta atau Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan (GPK) Partai Demokrat.