Kader PKB Tegaskan Tak Main-main Lakukan Muktamar Luar Biasa

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah kader PKB daerah menginginkan muktamar luar biasa. Mereka menilai kepemimpinan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyimpang. Eks Ketua DPC PKB Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan Andi Mappatunru mengungkapkan, kader daerah serius untuk mendesak muktamar luar biasa.

"Tidak main-main, ini temen-temen di daerah serius untuk melakukan itu," ujarnya saat dihubungi, Jumat (16/4).

Menurutnya, hingga kini sudah ada 200 Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) ingin muktamar luar biasa dilakukan. Mereka ingin tujuan PKB kembali seperti cita-cita Gus Dur.

"Saya baca di koran media itu sudah mencapai 200 DPAC, itu yang saya baca dengan komunikasi di Kabupaten lain yang ada di wilayah lain, yang ada di Jawa dan lainnya jadi kurang lebih ada sekian," kata dia.

"Termasuk Sulawesi Selatan Kabupaten Jeneponto ingin melakukan itu agar supaya petinggi partai kepada khitah pendirian Partai Kebangkitan Bangsa ini, tujuan awal Gus Dur," ujarnya.

Andi berharap, DPP mendengar permasalahan kader di tingkat bawah. Dia mengatakan, pihaknya sangat ingin meluapkan permasalahan kepada DPP bahwa terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan DPP dan DPW.

"Tetapi sampai hari ini tidak ada ruang komunikasi yang terbuka, sehingga karena tidak ada komunikasi terbuka para kader di daerah muncul isu keinginan melakukan muktamar luar biasa untuk mengingatkan petinggi partai," ucapnya.

AD/ART Dilanggar?

Lebih lanjut, Andi tidak menungkiri keberhasilannya di PKB karena ada peran Ketum Muhaimin Iskandar. Tetapi, sikap Cak Imin sekarang ini tidak sesuai dengan yang ia harapkan.

"Saya ini kader tulen PKB dari 2004, saya menjadi kader 2004 kemudian jadi caleg PKB tahun 2009, dan terpilih menjadi anggota DPR, itu sendiri saya menjadi anggota DPR, setelah saya menjadi ketua DPC Jeneponto menjadi tiga (kursi DPRD), kemudian selanjutnya saya terpilih kembali ketua DPC dan sekarang PKB jeneponto jadi 4 kursi, apakah itu keberhasilan Muhaimin? iya kita tidak bisa pungkiri itu karena Muhaimin," tuturnya.

"Tetapi ada hal hal di dalam kepemimpinan Muhaimin ini ada ad art yang dilanggar ini yang kita ingin luruskan, tapi tidak ada ruang yang dibuka DPP sehingga ini meledak untuk muktamar luar biasa," pungkasnya.

Reporter: Genan

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini: