Kadin Indonesia bertekad dorong pembangunan bersama pemerintah

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, memasuki usia 54 tahun bertekad untuk mendukung dan mendorong pembangunan dalam negeri bersama dengan pemerintah.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan Kadin Indonesia hadir untuk membantu dan mendukung pembangunan dunia usaha bersama pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

"Kami juga terus memberikan pembinaan kepada UMKM daerah agar dapat berkembang dan bersinergi dengan pemerintah," ujarnya saat perayaan hari jadi Kadin Indonesia yang ke-54 pada 24 September 2022.

Baca juga: Kadin sebut langkah pemerintah terkait alokasi APBN untuk bansos tepat

Dalam mendukung pembangunan dalam negeri, lanjutnya, selama ini Kadin Indonesia menggunakan empat pilar yakni pemulihan kesehatan dan pengembangan industri kesehatan nasional, peningkatan ekonomi daerah dan nasional, peningkatan kewirausahaan, serta penguatan internal organisasi dan regulasi.

"Meski dunia saat ini sedang dilanda banyak sekali tantangan global, namun dengan empat pilar ini, Kadin Indonesia berhasil tetap mencetak banyak pencapaian terutama untuk meningkatkan perekonomian Indonesia," katanya.

Arsjad menambahkan, program dan capaian yang diciptakan oleh Kadin Indonesia yang berlandaskan pada empat pilar tersebut seperti program vaksinasi gotong royong dan program rumah oksigen gotong royong yang berlandaskan pada pilar penguatan kesehatan.

Kemudian, program pengungkapan sukarela (PPS), net zero hub, dan kemitraan closed-loop yang berlandaskan pada pilar penguatan ekonomi nasional dan daerah.

Lalu program wikiwirausaha dan pokja vokasi Kadin Indonesia yang berlandaskan pilar pengembangan kewirausahaan dan kompetensi.

Baca juga: Kadin optimis Indonesia Emas 2045 tercapai

Arsjad juga mengatakan, sebagai mitra strategis pemerintah, pihaknya terus mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional, tetapi juga tak segan menyampaikan kritik konstruktif jika kebijakan pemerintah dinilai keliru dan inkonsisten.

“Kami akan terus membantu pemerintah mendorong pembangunan ekonomi nasional dan daerah untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045, di mana Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-5 di dunia," katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kualitas Manusia, Ristek dan Inovasi, Carmelita Hartoto mengatakan HUT Ke-54 Kadin Indonesia sangat istimewa karena bersamaan dengan ditunjuknya Kadin Indonesia sebagai penanggung jawab Presidensi B20.

“Kami sangat bangga dipercaya untuk menjadi tuan rumah pada Presidensi B20. Perayaan HUT ke-54 sekaligus dijadikan ajang untuk menyosialisasikan Presidensi B20," ujar Ketua Penyelenggara HUT Ke-54 Kadin Indonesia itu.

Hal itu, tambahnya, sebagai upaya Kadin Indonesia dalam mendorong para pengusaha nasional dan daerah untuk turut serta berpartisipasi aktif, mengambil tindakan nyata, dan mendorong kolaborasi dalam rangka membuka peluang investasi di Indonesia.