Kadin yakinkan kemudahan berinvestasi pengusaha Singapura di Jatim

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur meyakinkan kemudahan berinvestasi di Jatim bagi pengusaha Singapura, guna mendorong iklim positif dan pertumbuhan ekonomi pascapandemi di Jawa Timur.

Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian Kadin Jatim, Edi Purwanto di Surabaya, Kamis, usai mengikuti Forum Bisnis Indonesia-Singapura mengatakan, upaya meyakinkan pengusaha Singapura itu sebagai dorongan investasi di Jawa Timur.

Sebab, kata dia, saat ini sejumlah pengusaha Singapura lebih tertarik berinvestasi di beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam dan Thailand, karena harga dan kualitas mereka bersaing.

"Oleh karena itu kami yakinkan bahwa Indonesia, khususnya Jawa Timur juga memiliki harga bersaing dan kualitas yang tidak kalah," kata Edi, yang memiliki latar belakang pengusaha pertanian itu.

Selain itu, Edi juga meyakinkan bahwa perizinan yang selama ini menjadi hambatan utama tidak akan mengganggu investor, karena Kadin Jatim siap memberikan perlindungan dalam hal tersebut.

"Kami meyakinkan bahwa produk kami tidak kalah kualitas dan harga yang kami miliki bersaing, serta hambatan perizinan kami yakinkan juga diperlancar sesuai dengan yang mereka harapkan," katanya.

Edi menjelaskan, Forum Bisnis Indonesia-Singapura digelar bertujuan untuk meningkatkan perekonomian sekaligus membuktikan pentingnya kerja sama dan kolaborasi antar-masyarakat internasional.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan salah satu agenda besar pameran pertanian INAGRO Expo 2022 yang akan dilaksanakan oleh Kadin Jatim pada bulan Agustus 2022 mendatang.

Pameran tersebut digadang-gadang menjadi pameran pertanian terbesar di Indonesia yang akan mampu mendongkrak kinerja Pertanian di Jatim dan Indonesia karena rencananya akan dihadiri 22 negara sahabat.

Baca juga: Kadin minta Kemenhub tambah penerbangan pesawat kecil di Juanda

Baca juga: Dubes AS tawarkan pengusaha Jatim buka kantor perwakilan di Amerika

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel