Kado HUT RI ke-76, Kedubes RI di Berlin Segera Miliki Gedung Baru

·Bacaan 3 menit

VIVA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, Jerman, mendapatkan kado istimewa saat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 pada 17 Agustus 2021. KBRI Berlin melaksanakan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung KBRI baru.

Peletakan batu pertama gedung baru ini dilaksanakan usai peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-76 di KBRI Berlin. Gedung baru KBRI terletak di Tiergartenstrasse 28, tepat di jantung kota Berlin.

Lahan seluas 3,185 m2 yang akan dibangun Gedung KBRI Berlin ini dikelilingi taman kota dan gedung-gedung kantor kedutaan negara sahabat seperti India, Jepang, Italia, Mesir dan Arab Saudi.

Pembangunan gedung 5 lantai ini dirancang oleh seorang arsitek diaspora Indonesia yang menyelesaikan studinya di Jerman. Mengingat Indonesia merupakan negara maritim yang terdiri dari pulau-pulau dan lautan, rancangan gedung baru ini mengambil ide dari ombak dan layar kapal phinisi. Rancang bangunnya disempurnakan oleh kontraktor Jerman.

Acara peletakan batu pertama ini dibuka dengan iring iringan musik Bale Ganjur Bali. Diikuti dengan sambutan virtual dari Sekjen Kemlu RI, Cecep Herawan.

Dalam sambutan virtualnya, Cecep Herawan menyampaikan bahwa sejarah mencatat ikatan antara Indonesia dan Jerman sudah terjalin bahkan jauh sebelum hubungan diplomatik diresmikan.

"Gedung baru KBRI Berlin bukan hanya sekedear simbol fisik, tetapi juga melambangkan hubungan erat Indonesia Jerman," ungkap Sekjen Herawan.

Presentasi digital bentuk bangunan gedung baru ditampilkan pada layar LED raksasa. Penandatanganan prasasti gedung baru tersebut dilakukan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno.

Dubes Arif mengucapkan syukur dengan dimulainya pembangunan gedung baru KBRI Berlin. Peletakan batu pertama gedung baru ini menjadi sarat makna karena bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-76.

"Lahan propeprti ini milik pemerintah Republik Indonesia sejak 2007. Setelah berproses cukup lama terutama dengan pemkot Berlin, akhirnya dapat izin IMB dari pemkot Berlin. Hari ini kita akan memulai pembangunan secara fisik," ujarnya.

Pembangunan gedung ini rencananya akan dimulai pada Oktober 2021 dan diperkirakan selesai pada pertengahan tahun 2024. Berlokasi di taman raya kota Berlin, gedung ini dirancang dengan memenuhi berbagai persyaratan ketat pembangunan seperti hemat energi, ketinggian tertentu, dan penanaman jenis pohon dan tanaman yang telah ditentukan pemkot Berlin.

Salah satu syarat awal dalam pembangunan gedung ini adalah memastikan tidak adanya amunisi yang mungkin masih terkubur di lokasi tersebut, mengingat Berlin hancur dibom sekutu dari udara pada Perang Dunia Kedua.

Dengan kondisi pandemi COVID-19, pemerintah Kota Berlin hanya mengizinkan jumlah tamu terbatas untuk menghadiri peringatan HUT RI dan peletakan batu pertama, yaitu sekitar 200 orang. Dengan prokes ketat, setiap tamu yang hadir harus menunjukkan undangan, hasil test bebas COVID-19 juga paspor vaksin COVID-19.

Sejumlah duta besar negara sahabat, perwakilan kemlu Jerman dan pemkot Berlin juga diaspora Indonesia hadir dalam acara ini.

Sebelumnya, upacara penaikan bendera dalam peringatan hari kemerdekaan berlangsung khidmat dibawah hujan rintik. Paskibra KBRI Berlin telah melaksanakan tugasnya dengan sempurna. 16 anggota Paskibra tahun ini merupakan mahasiswa dan mahasiswi WNI yang tersebar di seluruh Jerman. Mereka telah lulus dalam seleksi.

Bertindak sebagai komandan Paskibra tahun ini adalah Salma Mahdly, mahasiswi yang tengah menuntut ilmu di Berlin. Sementara komandan upacara dipimpin langsung oleh Atase Pertahanan KBRI Berlin Kolonel Kavaleri Rio Hendrawan Alin Putra.

Peringatan HUT RI ke-76 pada 17 Agustus 2021 ini sekaligus menjadi awal rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman, yang genap berusia 70 tahun pada Juni 2022 mendatang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel