Kafe di Bali Ajarkan Berbagi dari Setiap Piring Santapan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Give Cafe, Canggu, Bali menghadirkan konsep berbagi yang tak biasa. Kafe nonprofit ini tak hanya menyuguhkan hidangan pengobat lapar dan dahaga pengunjung, tetapi misi berbagi terhadap sesama pun turut melingkupi.

Keuntungan dari penjualan makanan dan minuman tersebut akan disumbangkan ke tiga tujuan utama yaitu People, Animals, Planet.

Saat membayar makanan di kasir, tamu akan mendapat satu koin yang nantinya akan dipakai untuk memilih (vote) tujuan donasi mereka. Koin tersebut dimasukkan ke dalam kotak yang sudah disediakan di sudut kafe.

Sebagai anak perusahaan @Kyndcommunity, Petitenget, Bali, Give Cafe mengusung tema masakan yang sama yaitu panganan vegan atau berbahan dasar nabati. Bedanya, di @Kyndcommunity menyajikan western food, sedangkan Give Cafe dengan khas menu nusantaranya.

Pilihan vegan tersebut didasari ketidaksetujuan mereka terhadap kekejaman pada binatang. Di samping itu, tidak mengonsumsi produk hewani akan berdampak baik untuk kesehatan. Diet vegan pun turut membuat planet bumi lebih baik.

Kenikmatan rendang jamur kancing, sate jamur, ayam kedelai, sayur ubi, tempe orek, membuat pengunjung makan dengan lahapnya tanpa perlu menenggak rasa bersalah pada tubuh dan pikiran.

"Cita rasa yang kami hadirkan bikin lidah tamu ketagihan dan buat mereka rutin berkunjung," kata Gede Darmadi selaku Supervisor Give Café, saat diwawancari Liputan6.com, Selasa (21/09/21).

Namun, pandemi sangat memengaruhi jumlah kunjungan tamu asing. Penurunan yang dirasakan cukup signifikan oleh pengelola kafe. Hal ini sangat berdampak pada operasional kafe termasuk pada jumlah donasi yang mereka bagikan pun turut melandai.

Muasal Kafe

Dalam bahasa Indonesia, lema Memberi; bermakna, menyerahkan (membagikan, menyampaikan) sesuatu. Dalam bahasa Inggris, Give; verb (used with object) gave, Giv.en, giv.ing. To present voluntarily and without expecting compensation.

Kesuksesan @Kyndcommunity, Petitenget, Bali, memanggil rasa kemanusiaan pemiliknya untuk berbagi lebih banyak untuk Bali. Give Cafe resmi beroperasi sejak tahun 2018.

"Saatnya membuat sesuatu untuk berbagi. Bali sudah memberi banyak hal bagi kami. Sudah saatnya memberi," katanya mengingat ucapan pemilik kafe.

Secara khusus gerakan charity ini juga dapat menginspirasi pebisnis di Bali yang tidak hanya mengambil keuntungan untuk kemudian dibawa keluar, tetapi turut memberikan sesuatu kepada pulau yang lekat dengan pariwisata ini.

People, Planet, Animals

People, dalam bahasa Indonesia berarti manusia. Mereka bekerja sama dengan Yayasan Puspadi Bali. Berlokasi di Denpasar Timur. Yayasan Puspadi Bali membantu orang-orang yang memiliki disabilitas fisik untuk mengakses layanan rehabilitasi sehingga mereka dapat berperan sebagai warga Negara yang produktif.

Give Cafe memberi kesempatan anak-anak yang akan dunia hospitality. Dengan terlibat dalam operasional kafe sebagai waiter pun waitress.

Candra contohnya, dia seorang penyandang disabilitas yang berkemauan tinggi untuk menekuni hospitality industry. Saat ini dia bergabung dengan team Give Café.

Planet, yang berarti melakukan sesuatu untuk bumi ini khususnya Bali. Dengan menggandeng Yayasan Bumi Sasmaya, Ubud, Bali, melalui proyek cinta lingkungan, Merah Putih Hijau dengan jalan menyelesaikan masalah sampah dengan mendesentralisasi pemilahan dan memastikan terjadinya pengolahan sampah terpadu.

Merah-Putih-Hijau memberdayakan masyarakat lokal untuk mengelola dan mengolah sampah rumah mereka secara mandiri. Gerakan pembersihan sampah plastik, penghijauan, edukasi composting. Dukungan kami berbentuk pemberian sejumlah dana untuk dana operasional kegiatan mereka.

Juga ada kegiatan bersama komunitas Sungai Watch, berupa pembersihan sungai di Tukad Badung, pembersihan mangrove.

Animals, berkolaborasi dengan komunitas Mission Pawsible, untuk misi penyelamatan anjing. Termasuk mendidik, mendukung, mneginspirasi individu untuk menyelamatkan, mengurangi pembuangan, dan membuat pabrik anak anjing. Komunitas nonprofit ini juga banyak membantu hewan di lapangan dengan penyelamatan, rehabilitasi dan re-homing pun mendistribusikan makanan, obat-obatan kepada individu yang telah mendedikasikan waktu untuk membantu para tunawisma.

Kala itu bantuan dari Give Café berbentuk dana tunai untuk operasional mereka.

Selain People, Planet, Animal, kafe ini menggalang dana untuk membantu korban banjir, kebakaran hutan di Australia dan turut terlibat dalam aksi perubahan iklim. Kami beri nama Flood, Fire, Climate Change. Tiga pilihan ini diadakan secara spontan guna membantu korban bencana.

Harapan Give Cafe

Fire, Floods, Climate Change
Fire, Floods, Climate Change

"Kami berharap kondisi segera pulih. Supaya kafe ini tetap bisa beroperasi dan berbagi," pungkas Darmadi.

Give Café berharap kondisi segera pulih, tamu-tamu mancanegara bisa kembali bersantap di sana. Karena keberlangsungan spirit berbagi ada di tangan para konsumen yang datang untuk bersantap kemudian memilih (vote) donasi mereka.

“When you learn, Teach. When you get, Give.”

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel