Klik Situs Jenderal TNI Ahli Intelijen yang Nongol Gadis Cantik China

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ada hal tak terduga terjadi pada situs pribadi milik tokoh militer Tentara Nasional Indonesia, Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan) Nachrowi Ramli.

Hal ini diketahui VIVA Militer saat berusaha mengakses situs pribadi milik Jenderal TNI kelahiran Pemalang itu pada Jumat 16 April 2021.

Jadi, ketika meng-klik situs Jenderal TNI ahli intelijen itu dengan nama domain www.nachrowi-ramli.com. Yang nongol bukan artikel kegiatan Mayjen TNI Nachrowi atau juga foto-foto beliau, tapi foto-foto gadis-gadis cantik nan seksi.

Foto-foto gadis cantik asal China itu dipastikan bukan muncul di halaman situs resmi Mayjen TNI Nachrowi, tapi muncul dari situs rumah judi Dragon Z6 yang mendompleng nama domain milik sang jenderal TNI yang diduga sudah tak dikuasai lagi.

Akibat domplengan itu, jadi saat kita mengakses situs sang jenderal TNI itu, yang muncul langsung halaman situs rumah judi tersebut.

Perlu diketahui, Mayjen TNI Nachrowi mulai membuka situs pribadinya itu sejak sekitar 2010-an, yakni saat jebolan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1973 itu mulai aktif mensosialisasikan diri jelang pencalonan dirinya sebagai calon kepala daerah DKI Jakarta.

Sebenarnya pada 2011 situs pribadi milik Kepala Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia pernah bermasalah. Jadi sekitar bulan Juni 2011, situs milik jenderal TNI yang akrab disapa Nara itu, sempat mengalami gangguan.

Situs Mayjen TNI Nachrowi dibajak oleh setan dunia maya alias hacker. Saat itu halaman situsnya diretas sehingga saat diakses hanya tampil warna hitam dengan tertera kalimat 'HacKeD By AMIN SAFI Im Not Afraid , Because I'am Tunisian HaCKeR You have been Hacked !!!’.

Perlu diketahui, Mayjen TNI Nachrowi pensiun dari dinas TNI pada tahun 2008. Beliau memulai karier militernya dengan Korps Perhubungan. Karena memiliki keahlian di bidang teknik elektro, dia dipercaya bertugas di intelijen TNI Angkatan Darat, khususnya di bidang telik sandi atau persandian militer.

Setelah pensiun beliau menjadi salah satu tangan kanan Jenderal TNI (HOR) Susilo Bambang Yudhoyono dalam mengurusi partai politik mereka.

Baca: 2 Guru Bersimbah Darah Dibunuh OPM, Wanita Buronan Polisi Seret TNI