KAI dan Pemkot Bogor tanda tangani MoU pengembangan perkeretaapian

·Bacaan 2 menit

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Perkeretaapian Perkotaan di Kota Bogor.

Nota kesepahaman ini sebagai komitmen awal dan landasan bagi KAI dan Pemkot Bogor melaksanakan sinergi berdasarkan kewenangan, kompetensi, program, dan kegiatan yang saling mendukung dalam pengembangan perkeretaapian di Kota Bogor.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Wali Kota Bogor Bima Arya dengan disaksikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/12/2021).

Didiek dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu mengatakan MoU ini merupakan suatu langkah kongkrit antara pemerintah daerah dan BUMN dalam memberikan layanan transportasi yang terintegrasi untuk masyarakat khususnya di Kota Bogor.

"MoU ini merupakan suatu langkah strategis KAI dan Pemkot Bogor untuk terus berkolaborasi dalam mengembangkan perkeretaapian di Kota Bogor berikut pengembangan kawasan yang terintegrasi," katanya.

Ia menjelaskan ruang lingkup MoU meliputi perencanaan bentuk kerja sama yang saling menguntungkan masing-masing pihak serta melakukan kajian-kajian terhadap pengembangan perkeretaapian perkotaan di Kota Bogor.

Kawasan di Kota Bogor akan dibangun secara inklusif berbasis pengembangan kereta api perkotaan.

Pengembangan perkeretaapian perkotaan tersebut akan mengusung konsep transit oriented development yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi Kota Bogor.

"Pengembangan perkeretaapian ini juga diharapkan akan semakin mempermudah mobilisasi masyarakat Kota Bogor menjadi lebih fleksibel dan lebih efisien dengan terintegrasinya stasiun antarmoda," ujarnya.

Pada saat yang sama, dilakukan pula peresmian akses baru Stasiun Bogor yang terintegrasi dengan Alun-Alun Kota Bogor dan peluncuran Kartu Multitrip edisi Kota Bogor yang dapat digunakan untuk bertransaksi pada KRL serta berbagai moda transportasi publik yang ada di Kota Bogor.

Didiek mengatakan, KAI akan terus berkolaborasi membangun kerja sama yang sinergis dengan stakeholder dan mendukung kemajuan ekosistem transportasi di Indonesia dengan terus menghadirkan upaya solusi transportasi yang terintegrasi yang berbasis konektivitas antarmoda, sebagaimana visi kereta api menjadi ekosistem transportasi terbaik di Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak memungkinkan kerja sama dan kolaborasi antara KAI dan Pemkot Bogor dalam rangka integrasi transportasi yang efisien dan berbasis lingkungan," pungkasnya.

Baca juga: KAI Purwokerto siapkan 105.376 tempat duduk selama libur Natal
Baca juga: KAI ingatkan aturan terbaru perjalanan KA periode Natal dan Tahun Baru
Baca juga: KAI Bandung operasikan 1.539 perjalanan kereta pada Natal-Tahun Baru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel